Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Sidak Ketersediaan Gas Melon, Pemkab Karanganyar Jamin Pasokan Gas LPG 3 Kg Terjaga

Rudi Hartono RS • Rabu, 12 Februari 2025 | 20:50 WIB

 

Pemkab Karanganyar dan Pertamina gelar sidak pangkalan LPG guna memastikan stok gas 3 Kg aman, Selasa (11/2/2025).
Pemkab Karanganyar dan Pertamina gelar sidak pangkalan LPG guna memastikan stok gas 3 Kg aman, Selasa (11/2/2025).

RADARSOLO.COM – Pemkab Karanganyar bersama Pertamina Patra Niaga dan sejumlah instansi terkait menggelar inspeksi mendadak (sidak) terhadap pangkalan dan Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) di Kabupaten Karanganyar Selasa (11/2/2025) siang.

Dari hasil sidak, Pemkab memastikan bahwa persediaan gas LPG ukuran 3 kg di Karanganyar masih dalam kondisi aman. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan panic buying.

Kepala Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Karanganyar, Sri Asih Handayani, mengungkapkan bahwa sidak dilakukan oleh Dinas Perdagangan, Satpol PP Karanganyar, Polres Karanganyar, dan Pertamina.

Dalam sidak ini, tim menyusuri sejumlah pangkalan dan SPPBE guna memastikan stok gas LPG 3 Kg atau gas melon di Karanganyar tetap tersedia.

Meskipun jatah atau kuota gas melon di Karanganyar mengalami penurunan dari usulan yang diajukan oleh pemerintah daerah, ketersediaannya masih mencukupi kebutuhan masyarakat.

"Stok masih aman. Kemarin ada sekitar lima titik pangkalan dan SPPBE yang kami sidak, dan mereka memastikan bahwa stok masih tersedia," ujar Sri Asih Handayani, saat dihubungi Radar Solo Rabu (12/2/2025) siang.

Sebelumnya, Pemkab Karanganyar mengusulkan sekitar 46.441 meter kubik tabung gas, namun hanya mendapatkan 40.913 meter kubik dari pemerintah pusat melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi.

Asih menyebut bahwa untuk mengatasi kekurangan tersebut, pemerintah akan mengajukan permohonan penambahan pasokan gas secara fluktuatif, terutama pada periode libur panjang atau hari-hari tertentu.

"Kami akan mengajukan ke Pertamina secara fakultatif dan bertahap guna menutupi kekurangan yang ada," jelasnya.

Lebih lanjut, sidak bersama Pertamina bertujuan memastikan stok dan distribusi LPG 3 Kg tetap berjalan dengan lancar, mulai dari proses pengisian di SPPBE hingga ke agen dan pangkalan LPG.

Pemkab juga memastikan bahwa harga LPG 3 Kg di pangkalan masih sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni Rp 18 ribu per tabung.

Selain itu, Pertamina telah mengalokasikan tambahan pasokan fakultatif LPG 3 Kg untuk Kabupaten Karanganyar pada bulan Februari ini guna mengantisipasi lonjakan permintaan. (rud)

Editor : Damianus Bram
#elpiji #pertamina #SPPBE #gas lpg 3 kg #gas melon #pemkab karanganyar