Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Tegak Lurus Instruksi PDIP, Bupati Karanganyar Rober Christanto Tunda Keberangkatan Retret Kepala Daerah ke Magelang

Rudi Hartono RS • Jumat, 21 Februari 2025 | 18:19 WIB
Bupati Karanganyar Rober Christanto saat memberikan keterangan kepada wartawan, Jumat (21/2/2025).
Bupati Karanganyar Rober Christanto saat memberikan keterangan kepada wartawan, Jumat (21/2/2025).

RADARSOLO.COM – Bupati Karanganyar, Rober Christanto, menyatakan tegak lurus terhadap instruksi PDI Perjuangan (PDIP) terkait penundaan keberangkatan retret kepala daerah di Magelang.

Sebagai informasi, instruksi tersebut tertuang dalam surat resmi Nomor 7294/IN/DPP/II 2025, yang ditandatangani Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, pada 20 Februari 2025.

Dalam surat tersebut, seluruh kepala daerah dan wakil kepala daerah dari PDIP diminta untuk menunda keberangkatan ke retret yang digelar Presiden RI Prabowo Subianto di Akademi Militer (Akmil) Magelang pada 21–28 Februari 2025, hingga ada arahan lebih lanjut.

"Saya tegak lurus dengan instruksi partai. Saya akan menunggu arahan dari Ibu Ketua Umum," ujar Rober Christanto saat dikonfirmasi, Jumat (21/2/2025).

Dalam instruksi Megawati Soekarnoputri, kader PDIP yang menjabat kepala daerah dan wakil kepala daerah diminta untuk menunda keberangkatan mengikuti retret di Magelang sampai ada keputusan lebih lanjut.

Bahkan, bagi yang sudah dalam perjalanan diminta untuk berhenti dan menunggu arahan selanjutnya.

Bupati Karanganyar pun menghormati keputusan partai yang menaunginya.

"Saya yakin keputusan Ibu Ketua Umum sudah melalui berbagai pertimbangan matang. Sebagai kader, tentu saya akan mengikuti arahan partai," tegasnya.

Saat ditanya apakah nantinya tetap akan berangkat ke Magelang, Rober Christanto enggan berkomentar lebih jauh.

"Yang penting sholat Jumat dulu," ujarnya singkat.

Sebelumnya, Bupati Wonogiri Setyo Sukarno dan Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu juga menyatakan menunda keberangkatan mereka ke Magelang, sesuai arahan partai.

Penarikan kepala daerah PDIP dari retret kepala daerah di Magelang diduga berkaitan dengan penahanan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, oleh KPK pada 20 Februari 2025.

PDIP menuding langkah KPK tersebut sebagai bentuk tindakan politis dan sewenang-wenang.

Sebagai respons atas situasi politik yang berkembang, Megawati menginstruksikan seluruh kepala daerah PDIP untuk tidak menghadiri acara pembekalan yang diselenggarakan pemerintah pusat. (rud)

Editor : Damianus Bram
#pdi perjuangan #instruksi pdip #bupati karanganyar #Retret Kepala Daerah #megawati soekarnoputri #rober christanto