Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Hujan Deras, Banjir dan Longsor Landa Sejumlah Wilayah di Karanganyar

Rudi Hartono RS • Selasa, 25 Februari 2025 | 19:23 WIB
Tim gabungan dari BPBD Karanganyar dan relawan tengah melakukan evakuasi warga yang terdampak banjir di Desa Ngringo, Kecamatan Jaten, Senin (24/2/2025).
Tim gabungan dari BPBD Karanganyar dan relawan tengah melakukan evakuasi warga yang terdampak banjir di Desa Ngringo, Kecamatan Jaten, Senin (24/2/2025).

RADARSOLO.COM – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Karanganyar sejak Senin (24/2/2025) siang hingga malam, menyebabkan banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah. 

Akibat kejadian ini, beberapa warga terpaksa mengungsi sembari menunggu air surut.

Meskipun tidak ada korban jiwa, namun dampak dari bencana ini cukup besar, termasuk tanggul jebol, permukiman tergenang, serta akses jalan terputus akibat longsor.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karanganyar, Hendro Prayitno, mengungkapkan bahwa banjir terjadi akibat luapan sungai di beberapa wilayah.

"Ada tiga titik banjir di Karanganyar. Yang pertama di Desa Buran, Kecamatan Tasikmadu, di mana tanggul pembatas jebol sehingga air meluap ke permukiman warga. Dua titik lainnya berada di Kecamatan Jaten, yakni Dusun Songgorunggi, Desa Dagen, dan Desa Ngringo. Akibatnya, sejumlah warga harus dievakuasi ke tempat aman," terang Hendro kepada RadarSolo.com, Selasa (25/2/2025).

Banjir di Desa Buran dan Desa Dagen terjadi akibat meluapnya air sungai setempat, sedangkan di Dusun Daleman, Desa Ngringo, banjir disebabkan oleh luapan Sungai Bengawan Solo.

Saat ini, BPBD Karanganyar telah berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat untuk menangani dampak bencana, termasuk memberikan bantuan logistik kepada warga yang terdampak.

"Dari laporan yang kami terima, banjir di dua lokasi di Kecamatan Tasikmadu dan Jaten sudah surut. Saat ini tinggal proses pembersihan," tambahnya.

Selain banjir, hujan lebat yang berlangsung sepanjang Senin sore hingga malam juga menyebabkan tanah longsor di empat titik di Karanganyar.

"Longsor terjadi di Kecamatan Jenawi, Ngargoyoso, Jumantono, dan Jatiyoso. Beberapa longsoran mengakibatkan akses jalan desa terganggu," ungkap Hendro.

BPBD Karanganyar telah berkoordinasi dengan tim relawan untuk melakukan pembersihan material longsor guna membuka kembali akses jalan yang tertutup.

Hendro juga mengimbau masyarakat yang berada di daerah rawan longsor dan bantaran sungai untuk tetap waspada, mengingat potensi curah hujan tinggi masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan.

"Kami terus memantau pergerakan tanah di beberapa titik rawan longsor dan akan memberikan peringatan dini jika terjadi kondisi yang berisiko," tutupnya. (dam)

Editor : Damianus Bram
#karanganyar #jaten #banjir #hujan deras #longsor #bpbd #Banjir di Karanganyar