RADARSOLO.COM – Bencana tanah longsor kembali melanda wilayah Tawangmangu, Karanganyar pada Selasa (4/3/2025) malam.
Akibatnya, tiga rumah warga mengalami kerusakan setelah tertimpa material longsor.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, dua warga dari Desa Bandardawung dan satu warga dari Desa Nglebak mengalami kerugian jutaan rupiah akibat kerusakan rumah mereka.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar Hendro Prayitno, membenarkan terjadinya longsor di tiga titik kawasan Tawangmangu.
Ia menyebut, longsor terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak sore hingga malam hari.
“Semalam kami sudah melakukan pengecekan ke lokasi kejadian. Tidak ada korban jiwa, tetapi beberapa rumah warga mengalami kerusakan akibat tertimpa material longsor.” ujar Hendro, Rabu (5/3/2025).
Menurut Hendro, sejak pagi tadi, warga sekitar bersama tim relawan telah melakukan pembersihan material longsor yang menimpa rumah-rumah terdampak.
Untuk mengantisipasi potensi longsor susulan, BPBD Karanganyar mengimbau warga yang tinggal di kawasan rawan longsor untuk tetap waspada, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi.
“Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan, desa, serta tim relawan untuk memantau kondisi tanah di titik-titik rawan longsor,” tambah Hendro. (rud)
Editor : Damianus Bram