RADARSOLO.COM – Wisata Watu Gambir Park yang dikelola oleh BUMDes Sinar Abadi sukses menyumbang Pendapatan Asli Desa (PADes) sebesar Rp 200 juta dalam kurun waktu 1,5 tahun.
Keberhasilan ini disampaikan dalam Musyawarah Desa (Musdes) yang digelar Pemerintah Desa (Pemdes) Karang, Kecamatan Karangpandan, Karanganyar, pada Kamis (6/2/2025) malam. Acara tersebut dihadiri oleh pengurus BUMDes serta tokoh masyarakat setempat.
Kepala Desa Karang, Dwi Purwoto, mengungkapkan bahwa capaian PADes ini tak lepas dari meningkatnya aktivitas di Watu Gambir Park yang semakin diminati wisatawan.
"Karena omzetnya hampir mencapai Rp 1 miliar dalam 1,5 tahun terakhir, BUMDes menyetorkan Rp 200 juta ke PADes sebagai bentuk kontribusi untuk pembangunan desa," ujar Dwi Purwoto.
Direktur BUMDes Sinar Abadi, Agus Riyanto, menambahkan bahwa pada tahun 2023, kontribusi ke PADes hanya mencapai Rp 40 juta, karena saat itu pengelolaan Watu Gambir Park belum optimal.
Namun, setelah dilakukan pengembangan, pendapatan BUMDes mengalami lonjakan signifikan, sehingga setoran ke PADes meningkat menjadi Rp 200 juta pada tahun 2024.
"Tahun 2023 surplus kami Rp 121 juta, dengan setoran PADes Rp 40 juta. Tapi di tahun 2024, surplus melonjak hingga Rp 1 miliar, dan kami menyetor Rp 200 juta ke PADes," jelas Agus Riyanto.
Yang jelas dalam 2024 ada lonjakan kunjungan wisatawan, mengingat Watu Gambir Park kian dikenal sebagai destinasi wisata unggulan di Karanganyar.
Selain itu juga ada peningkatan event dan aktivitas wisata yang diadakan di lokasi ini. Tentunya ini menarik lebih banyak pengunjung.
Kemudian pengelolaan yang lebih profesional dalam hal ini optimalisasi manajemen BUMDes berdampak pada efisiensi operasional.
Ke depan, diharapkan BUMDes dapat meningkatkan PADes lebih besar lagi, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi warga Desa Karang. (rud)
Editor : Damianus Bram