RADARKARANGANYAR.COM-Kabar baik bagi tenaga pendidik non-ASN di Kabupaten Karanganyar.
Pemkab Karanganyar telah menyalurkan insentif sebesar Rp2,9 miliar untuk periode Januari hingga Februari 2025.
Penyaluran insentif ini diserahkan langsung Wakil Bupati Karanganyar Adhe Eliana, di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karanganyar, Senin (17/3).
Kepala Disdikbud Karanganyar Agam Bintoro menjelaskan, pencairan insentif ini mencakup 1.664 tenaga pendidik non-ASN, yang terdiri dari berbagai jenjang pendidikan.
"Untuk tenaga non-ASN dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Koordinator Wilayah (Korwil) Kecamatan, jumlahnya mencapai 67 guru dengan total anggaran Rp69 juta," jelas Agam.
"Sedangkan untuk jenjang TK dan SD sebanyak 1.045 guru dengan anggaran Rp 1,2 miliar, serta SMP sebanyak 452 guru dengan cadangan dana Rp 681 juta," imbuhnya.
Secara keseluruhan, total anggaran yang dialokasikan mencapai Rp 2,9 miliar, dengan cadangan dana tahunan sebesar Rp 27 miliar.
Wabup Adhe Eliana dalam arahannya menuturkan, penyaluran insentif tenaga pendidik non-ASN memerlukan tahapan yang sistematis, terutama dalam masa transisi pemerintahan.
"Sebagai tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, baik ASN maupun non-ASN, kita harus percaya pada proses," terangnya.
"Keikhlasan dalam mengajar akan membuka jalan menuju kesejahteraan. Oleh karena itu, setiap tahapan yang kita lalui harus dinikmati, karena hasil baik akan mengikuti," lanjut Adhe.
Program ini sejalan dengan komitmen Pemkab Karanganyar dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik, terutama bagi guru non-ASN yang turut berperan besar dalam dunia pendidikan di daerah.
Baca Juga: Masjid Raya Sheikh Zayed Solo Gelar Short Course: Bikin Aplikasi Android Tanpa Coding
Pemkab berharap dengan pencairan insentif ini, tenaga pendidik non-ASN dapat lebih termotivasi dalam menjalankan tugasnya, terlebih menjelang perayaan Lebaran. (rud/wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono