Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Warga Hindu di Lereng Gunung Lawu Karanganyar Mengikuti Upacara Galungan di Candi Cetho, Harmoni Keagamaan dengan Pariwisata

Rudi Hartono RS • Rabu, 23 April 2025 | 20:00 WIB
Umat Hindu di lereng Gunung Lawu Karanganyar mengikuti upacara Galungan di Candi Cetho, Menawi, Karanganyar, Rabu (23/4/2025). (Rudi Hartono/Radar Solo)
Umat Hindu di lereng Gunung Lawu Karanganyar mengikuti upacara Galungan di Candi Cetho, Menawi, Karanganyar, Rabu (23/4/2025). (Rudi Hartono/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Pelataran Candi Cetho, Desa Gunung, Kecamatan Jenawi, Karanganyar di lereng Gunung Lawu diselimuti suasana religius dan sakral pada Rabu (23/4/2025).

Puluhan umat Hindu dari wilayah sekitar melangsungkan perayaan Hari Galungan. Upacara ini bukan sekadar bentuk ibadah, tetapi juga cerminan kekayaan budaya yang terus lestari di tengah arus modernisasi.

Sejak pagi, warga Hindu dari Dusun Cetho, Segoro Gunung, dan Gumeng berdatangan dengan pakaian adat lengkap.

Mereka membawa persembahan berupa buah-buahan, bunga, dan jajan tradisional yang disusun indah dalam wadah janur.

Prosesi dipimpin oleh pemangku adat dan berlangsung dengan tertib serta penuh kekhidmatan di antara struktur megah candi peninggalan Kerajaan Majapahit tersebut.

“Galungan bagi kami adalah pengingat pentingnya menjaga keseimbangan antara kehidupan spiritual dan duniawi. Melalui tradisi ini, kami mewariskan nilai-nilai leluhur kepada generasi muda,” terang Teguh Pambudi, salah stau tokoh pemuda Hindu di Karanganyar.

Teguh mengungkapkan, selain memiliki nilai religius, pelaksanaan Galungan di Candi Cetho juga menonjolkan sisi budaya yang kental.

Teguh mengharapkan kehadiran upacara Galungan di kawasan situs purbakala Candi Cetho yang juga merupakan salah satu tempat peribadahan bagi umat Hindu tersebut menjadi magnet tersendiri bagi wisatawan.

"Dulu kami sempat berdiskusi dengan dinas terkait, karena Candi cetho saat ini merupakan salah satu lokasi untuk destinasi wisata. Kami mengusulkan agar kegiatan-kegiatan upacara adat seperti Galungan dan Kuningan yang digelar di Candi Cetho juga menjadi daya tarik bagi wisatawan, karena potensi wisata di kawasan Candi cetho juga menarik," ungkapnya.

Sementara itu, perpaduan antara ritual keagamaan dan keindahan arsitektur klasik Candi Cetho menawarkan pengalaman wisata yang autentik.

Sebelumnya pemerintah daerah pun mendorong agar kegiatan semacam ini terus dikembangkan sebagai bagian dari pelestarian warisan budaya.

Upacara Galungan di Candi Cetho sendiri yang digelar oleh umat Hindu di lereng Gunung Lawu menjadi pengingat bahwa spiritualitas, budaya, dan pariwisata dapat berjalan seiring membangun harmoni yang memperkuat identitas lokal sekaligus membuka ruang dialog antarbudaya. (rud/adi)

Editor : Adi Pras
#jenawi #gunung lawu #karanganyar #upacara galungan #hindu #Candi Cetho