Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Kawal RPJMD 2025–2029, DPRD Karanganyar Soroti SDM, Ekonomi Lokal, dan Layanan Publik

Rudi Hartono RS • Jumat, 2 Mei 2025 | 20:54 WIB
Ketua DPRD Karanganyar Bagus Selo saat sambutan penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029, yang digelar di Karangpandan, Karanganyar.  (Rudi Hartono/Radar Solo)
Ketua DPRD Karanganyar Bagus Selo saat sambutan penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029, yang digelar di Karangpandan, Karanganyar. (Rudi Hartono/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karanganyar menegaskan dukungan penuh terhadap visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.

Hal itu disampaikan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang digelar pada Rabu (30it/2025) di hadapan jajaran eksekutif, akademisi, dan perwakilan masyarakat, dalam Musrenbang RPJMD Kabupaten Karanganyar Tahun 2025–2029, yang digelar di Karangpandan.

Ketua DPRD Karanganyar Bagus Selo menyampaikan, pihaknya tidak hanya akan menjadi pendukung formal, namun juga siap menjadi mitra strategis dalam pengawasan dan penyediaan anggaran untuk memastikan seluruh program pembangunan dapat berjalan optimal.

“Kami ingin hasil Musrenbang ini harus berlanjut menjadi program-program konkret yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. RPJMD bukan hanya dokumen, tapi komitmen bersama untuk masa depan Karanganyar,” tegasnya.

Lebih lanjut diungkapkan Bagus Selo, DPRD menekankan pentingnya penyusunan RPJMD yang berpedoman pada regulasi terbaru, yakni Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 2 Tahun 2025.

Regulasi ini menuntut agar setiap perencanaan pembangunan bersifat sinkron, adaptif terhadap tantangan nasional dan global, serta melibatkan partisipasi aktif masyarakat.

Dalam arahannya, DPRD menetapkan tiga prioritas utama pembangunan daerah untuk lima tahun mendatang, yakni peningkatan kualitas SDM yang unggul dengan karakter produktif, kreatif, inovatif, dan berakhlak.

Serta penguatan ekonomi daerah, melalui pengembangan UMKM, pertanian modern, industri kreatif, dan pariwisata lokal.

Dan juga peningkatan kualitas layanan publik yang cepat, transparan, dan berbasis teknologi informasi.

DPRD juga mengajak seluruh peserta Musrenbang untuk merefleksikan tiga pertanyaan mendasar. Yakni di mana posisi Karanganyar saat ini, ke mana arah pembangunan lima tahun ke depan, dan dengan cara apa tujuan tersebut akan dicapai.

“Kita harus jujur melihat kondisi, realistis dalam tujuan, dan cerdas dalam strategi. Dunia berubah cepat, dan kita harus siap menjawabnya,” ujarnya.

Sebagai daerah yang dikenal dengan identitas Intanpari (Industri, Pertanian, dan Pariwisata), DPRD mengajak semua pihak untuk memaknai nilai-nilai tersebut secara lebih kontekstual di era modern.

Industri yang inovatif dan ramah lingkungan, pertanian yang berbasis teknologi digital, serta pariwisata yang berkelanjutan harus menjadi wajah baru Karanganyar ke depan.

“Karanganyar punya modal besar, yakni alam, budaya, dan masyarakatnya. Tinggal bagaimana kita kelola secara bijak dan berkelanjutan,” tandasnya.

Musrenbang RPJMD 2025–2029 diharapkan menjadi langkah awal menuju pembangunan Karanganyar yang lebih maju, berdaya saing, dan berkeadilan sosial, tanpa meninggalkan akar budaya lokal. (rud/adi)

Editor : Adi Pras
#karanganyar #ekonomi #DPRD Karanganyar #Intanpari #musrenbang #pariwisata #bagus selo