Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Percepat Pembentukan Koperasi Merah Putih, Pemkab Karanganyar Gelar Musdesus Serentak

Rudi Hartono RS • Minggu, 11 Mei 2025 | 21:46 WIB
Focus Group Discussion (FGD) pembentukan Koperasi Merah Putih di Kabupaten Karanganyar. (Rudi Hartono/Radar Solo)
Focus Group Discussion (FGD) pembentukan Koperasi Merah Putih di Kabupaten Karanganyar. (Rudi Hartono/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Pemerintah Kabupaten Karanganyar mempercepat pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai bagian dari gerakan nasional pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) digelar di Ruang Sidang Lantai 2 Bank Jateng pekan lalu.

Kegiatan ini melibatkan sejumlah instansi terkait dan pemangku kebijakan.

FGD ini dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi, UKM, Transmigrasi dan ESDM (Diskuktransesdm); Kepala Dispermades, Kepala Dinas Sosial; Plt Kepala Dinas Pertanian Pangan Peternakan dan Perikanan; Kepala Bank Jateng, 17 camat se-Kabupaten Karanganyar; pejabat fungsional koperasi; hingga tenaga pendamping ahli.

Kepala Diskuktransesdm Karanganyar Aris Martopo menyampaikan, pembentukan koperasi Merah Putih menjadi prioritas strategis yang didorong langsung oleh Bupati Karanganyar Rober Christanto.

"Bapak Bupati Karanganyar terus memberikan dorongan kepada kami, baik di dinas, kecamatan, desa, hingga kelurahan, untuk segera merealisasikan pembentukan Koperasi Merah Putih. Ini merupakan momentum kebangkitan ekonomi berbasis masyarakat,” ujar Aris.

Sebagai tindak lanjut, Pemkab akan menyelenggarakan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) dan Musyawarah Kelurahan Khusus (Muskelsus) secara serentak pada 15–22 Mei 2025 di 162 desa dan 15 kelurahan di seluruh 17 kecamatan se-Kabupaten Karanganyar.

“Kami optimis semua tahapan akan selesai tepat waktu. Target kami, seluruh koperasi Merah Putih rampung sebelum launching nasional oleh Presiden Prabowo Subianto pada 12 Juli 2025,” imbuh Aris.

Sementara itu, Bupati Karanganyar Rober Christanto menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong tumbuhnya ekonomi kolektif berbasis desa dan kelurahan.

"Koperasi Merah Putih adalah jalan kemandirian ekonomi rakyat. Saya instruksikan agar seluruh jajaran dari tingkat kabupaten sampai desa bergerak cepat. Ini bukan sekadar program, ini adalah gerakan nasional untuk masa depan ekonomi kita,” tegas Bupati Rober.

Bupati juga berharap kehadiran koperasi ini tidak hanya bersifat administratif, melainkan menjadi wadah produktif untuk petani, pelaku UMKM, dan masyarakat desa.

"Saya ingin koperasi ini hidup dan berdampak nyata. Bukan hanya papan nama, tapi ada aktivitas, ada perputaran ekonomi, dan ada manfaat langsung bagi rakyat,” pungkasnya.

Dengan target launching langsung oleh Presiden, Karanganyar bertekad menjadi percontohan nasional dalam implementasi Koperasi Merah Putih sebagai ujung tombak ekonomi kerakyatan. (rud/adi) 

Editor : Adi Pras
#Koperasi Merah Putih #Bupati Karanganyar Rober Christanto #ekonomi #Musdesus #umkm #pemkab karanganyar