Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Tim Gabungan Polres Karanganyar Berantas Premanisme, Sisir Kawasan Wisata Gunung Lawu: Ini Hasilnya

Rudi Hartono RS • Selasa, 13 Mei 2025 | 19:10 WIB
Tim gabungan Polres Karanganyar, Kodim 0727 Karanganyar, Satpol PP Karanganyar patroli berantas aksi premanisme. (Rudi Hartono/Radar Solo)
Tim gabungan Polres Karanganyar, Kodim 0727 Karanganyar, Satpol PP Karanganyar patroli berantas aksi premanisme. (Rudi Hartono/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Untuk mengantisipasi keamanan dan ketertiban masyarakat dalam libur panjang, Polres Karanganyar menggelar operasi besar-besaran untuk memberantas premanisme di wilayahnya.

Operasi dipimpin langsung oleh Kapolres AKBP Hadi Kristanto dengan melibatkan 136 personel dari unsur TNI, Satpol PP, dan jajaran kepolisian.

Tak hanya personel Polres, seluruh Polsek di wilayah Karanganyar turut diterjunkan melakukan patroli intensif di titik-titik rawan, khususnya kawasan wisata yang diprediksi akan mengalami lonjakan pengunjung selama libur panjang.

"Libur panjang biasanya dibarengi dengan peningkatan aktivitas masyarakat dan wisatawan. Kita perlu antisipasi potensi gangguan keamanan sejak dini," tegas Hadi Kristanto

Operasi yang menjadi bagian dari Operasi Aman Candi 2025 ini dilaksanakan serentak mulai 12 Mei 2025 di seluruh wilayah Jawa Tengah.

Arah kebijakan ini merupakan tindak lanjut instruksi Presiden RI melalui Kapolri, dengan fokus pada pemberantasan premanisme, pungli, geng motor, tawuran, dan penyalahgunaan narkoba.

Menurut Kapolres, bahwa operasi tetap menjunjung prinsip preemtif, preventif, dan humanis.

“Tujuan kita bukan semata penindakan, tapi menciptakan rasa aman yang nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Sejumlah lokasi menjadi prioritas pengamanan.Di antaranya pusat perbelanjaan, terminal, jalur lalu lintas padat, kawasan industri, hingga objek wisata seperti Tawangmangu dan Grojogan Sewu.

Hasil patroli awal menunjukkan belum ditemukan indikasi aksi premanisme, namun imbauan tetap diberikan kepada petugas keamanan setempat untuk waspada.

Kapolres juga mengajak masyarakat ikut serta dalam menjaga keamanan lingkungan.

Edukasi bahaya premanisme dan penyuluhan hukum terus digalakkan melalui program pembinaan hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

“Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama. Kami butuh peran aktif warga untuk lapor jika melihat hal mencurigakan. Bisa lewat Hotline 110 atau langsung ke kantor polisi,” pungkasnya.

Dengan kolaborasi antara aparat dan masyarakat, Polres Karanganyar optimistis bisa menciptakan wilayah yang lebih aman dan kondusif selama masa libur maupun ke depannya. (rud/adi)

Editor : Adi Pras
#tni #kawasan wisata #polres karanganyar #patroli #Satpol PP #premanisme