RADARSOLO.COM– Keceriaan CFR, 9, asal Dusun Dukuh RT 02/RW 09 Sapen, Mojolaban, Sukoharjo sudah tak ada lagi.
Siswi sekolah dasar tersebut meninggal dunia akibat tenggelam di kolam renang Intanpari Karanganyar, Senin (12/5/2025).
Polres Karanganyar masih mendalami kejadian tersebut karena CFR disebut-sebut sudah mahir berenang.
Selain itu, CFR juga kerap berenang di kolam renang Intanpari sehingga sudah tidak asing lagi dengan lokasi setempat.
Kolam renang Intanpari pernah digunakan untuk Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVIII cabang renang yang diselengarakan Oktober 2024.
Kolam renang milik Pemkab Karanganyar ini dipilih karena sudah berstandar nasional.
Di antaranya panjang lintasan 50 meter, lebar 25 meter, dengan kedalaman 1,3 meter sampai 2,3 meter.
Di kompleks kolam renang Intanpari juga terdapat Srikandi Swimming Pool.
Yakni kolam renang khusus untuk perempuan yang lebih privat, nyaman, dan aman dari pandangan publik.
Kolam ini didesain tertutup total sehingga tidak bisa dilihat dari luar.
Fasilitas di dalamnya disesuaikan dengan kebutuhan perempuan. Seperti:
- Ruang ganti lebih luas.
- Area bilas privat.
- Seluruh petugas adalah perempuan.
Diketahui, CFR ditemukan tak bernyawa di kolam umum sedalam 1,3 meter sekitar pukul 09.30.
Baca Juga: Waspada! Akun Medsos Bupati Karanganyar Diretas, Dipakai Modus Penipuan Berkedok Bantuan dan Lelang
Informasi yang dihimpun radarsolo.com, CFR tiba di kolam renang Intanpari bersama nenek dan sepupunya sekitar pukul 09.00.
Mereka sempat berenang di kolam utama. Ketika sepupunya pindah ke kolam indoor khusus perempuan—dengan tiket berbeda—CFR kembali sendirian ke kolam awal.
Tak lama, tim rescue menemukan CFR tenggelam.
Pertolongan pertama segera diberikan sebelum CFR dievakuasi ke RSUD Karanganyar.
Sayangnya, pihak IGD RSUD Karanganyar menyatakan CFR sudah meninggal saat tiba di rumah sakit. (rud/wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono