Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Sadar Rem Bermasalah, Sopir Elf Kecelakaan di Tawangmangu Tetap Nekat Melaju: Kini hanya Tertunduk saat Diborgol

Rudi Hartono RS • Selasa, 27 Mei 2025 | 04:06 WIB
HP, sopir mobil Elf yang mengalami kecelakaan maut di Gondosuli, Tawangmangu saat dikeler petugas, Senin (26/5/2025). (Rudi Hartono/Radar Solo)
HP, sopir mobil Elf yang mengalami kecelakaan maut di Gondosuli, Tawangmangu saat dikeler petugas, Senin (26/5/2025). (Rudi Hartono/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Sopir mobil Elf yang mengalami kecelakaan di jalur ekstrem Desa Gondosuli, Tawangmangu pada Sabtu (17/5/2025) lalu, sudah menyadari sistem pengereman bermasalah.

Namun, dia tetap nekat melanjutkan perjalanan hingga menyebabkan kecelakaan tunggal. Hal itu terungkap saat Polres Karanganyar menggelar perkara di mapolres, Senin (26/5/2025). Sopir Elf berinisial HP, 40, warga Bojonegoro, Jawa Timur tersebut turut dihadirkan.

Wakapolres Karanganyar Kompol Mardiyanto mewakili Kapolres Karanganyar AKBP Hadi Kristanto menjelaskan, HP sudah ditetapkan sebagai tersangka karena lalai dalam berkendara hingga menyebabkan lima penumpangnya meninggal dalam kecelakaan itu.

HP juga mengakui sistem pengereman mobilnya sudah bermasalah jauh sebelum tiba di lokasi kejadian. Namun, dia tetap memilih melanjutkan perjalanan sesuai aplikasi google maps untuk menuju ke wilayah Ngargoyoso.

”Pengemudi sebenarnya sudah merasakan ada masalah pada rem sejak di perempatan Lawu Park. Saat itu, rem terasa keras dan tidak responsif. Tapi yang bersangkutan tetap melanjutkan perjalanan,” terang Mardiyanto.

Mardiyanto menambahkan, kendaraan yang dikemudikan HP semula dalam kondisi normal saat berangkat.

Namun, karena kontur jalan yang naik turun, rem digunakan terus-menerus. Hal itu mengakibatkan sistem pengereman overheat dan malfungsi.

”Seharusnya pengemudi menepi atau menghentikan kendaraan saat mulai terasa bermasalah. Tapi ini tidak dilakukan,” imbuhnya.

Selain itu, lanjutnya, rambu-rambu peringatan sudah dipasang di sepanjang jalur tersebut. Namun diduga diabaikan oleh pengemudi.

HP juga mengaku baru pertama kali melintasi jalur lama dari Cemoro Kandang ke Tawangmangu dan hanya mengandalkan petunjuk dari aplikasi Google Maps.

Kanit Laka Satlantas Polres Karanganyar Iptu Sukarno Yudo Tamtomo menambahkan, pihaknya masih fokus dalam proses penyelidikan lebih lanjut. Termasuk melakukan uji teknis terhadap kendaraan.

”Dari pengecekan sementara oleh dinas terkait, tidak ditemukan kebocoran sistem rem. KIR kendaraan juga masih berlaku,” imbuh Sukarno.

Seperti diketahu, mobil Elf rombongan wisatawan asal Blora dan Bojonegoro mengalami kecelakaan maut di jalur lama Gondosuli-Tawangmangu.

Rombongan tersebut sempat mampir di Sarangan, kemudian melanjutkan perjalanan ke Air Terjun Jumog. Namun, mobil tersebut mengalami kecelakaan hingga mengakibatkan lima penumpang tewas di lokasi. (rud/adi)

Editor : Adi Pras
#tawangmangu #tersangka #karanganyar #polres karanganyar #kecelakaan maut #elf