Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Rawat Kota, DLH dan Relawan di Karanganyar Cabut Paku dari Pohon

Rudi Hartono RS • Senin, 9 Juni 2025 | 03:36 WIB
DLH Karanganyar dan relawan mencabut paku di pohon dalam perayaan Hari Lingkungan Hidup. (Rudi Hartono/Radar Solo)
DLH Karanganyar dan relawan mencabut paku di pohon dalam perayaan Hari Lingkungan Hidup. (Rudi Hartono/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Spanduk dan baliho yang dipaku sembarangan di pohon-pohon kota mulai menjadi perhatian serius.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Karanganyar bersama para relawan kini rutin menggelar Aksi Cabut Paku Sebulan Sekali (Acap Kali) untuk merawat pohon-pohon yang tersebar di ruas jalan perkotaan.

Aksi tersebut kembali digelar Minggu (8/6/2205), bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup.

Sejumlah relawan dan pegawai DLH tampak menyisir pohon-pohon di sepanjang Jalan Lawu, mulai dari kawasan Buk Malang hingga Buk Siwaluh.

Kepala DLH Karanganyar, Sunarno mengatakan, kegiatan ini sudah berjalan sejak awal 2025.

Menurutnya, upaya kecil seperti mencabut paku dari pohon dapat memberi dampak besar bagi keberlangsungan lingkungan hidup kota.

"Setiap kali aksi, kami bisa kumpulkan sekitar 5 hingga 7 kilogram paku. Hari ini bahkan terkumpul sekitar 7–8 kilogram," ujarnya saat dihubungi Minggu siang.

Paku-paku yang berhasil dicabut kemudian ditampung di bank sampah DLH. Nantinya, paku tersebut akan dikembalikan ke relawan atau warga yang membutuhkan untuk kegiatan peduli lingkungan.

Lebih lanjut, Sunarno mengingatkan bahwa sebenarnya sudah ada aturan yang melarang pemasangan spanduk atau baliho dengan cara dipaku ke pohon, terutama saat momen politik.

"Sudah ada perda yang mengatur itu. Kami harap aturan tersebut benar-benar dipatuhi, baik oleh masyarakat maupun pelaku kampanye," tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam memasang iklan atau media informasi. "Kalau mau pasang iklan, tolong jangan dipaku ke pohon. Kasihan pohonnya," tandasnya.

Aksi Acap Kali diharapkan bisa menjadi gerakan kolektif yang konsisten dan menyadarkan publik akan pentingnya menjaga pohon sebagai bagian dari kehidupan perkotaan yang sehat. (rud/adi)

Editor : Adi Pras
#karanganyar #DLH #Dinas Lingkungan Hidup #relawan