Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Mimpi Kecamatan Jaten Miliki SMA/SMK Negeri Tak Jadi Kenyataan karena Lahan, Ini Penjelasan Pemkab Karanganyar

Rudi Hartono RS • Kamis, 12 Juni 2025 | 02:45 WIB
Bekas sekolah di Kecamatan Jaten yang sempat diusulkan untuk lokasi Sekolah Rakyat. (Rudi Hartono/Radar Solo)
Bekas sekolah di Kecamatan Jaten yang sempat diusulkan untuk lokasi Sekolah Rakyat. (Rudi Hartono/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Harapan mendirikan Sekolah Rakyat di Kecamatan Jaten dipastikan batal. Pemerintah pusat menolak usulan pembangunan karena luas lahan yang diajukan tidak memenuhi syarat minimum yang ditetapkan.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Karanganyar, Sugeng Raharto saat dihubungi Radarsolo.com, Rabu (11/6/2025).

Sugeng menjelaskan, keputusan ini diambil setelah keluarnya surat resmi dari Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), terkait hasil verifikasi tahap II atas lahan yang diusulkan.

”Dalam surat tersebut disebutkan bahwa lahan yang kami ajukan hanya seluas 0,5 hektare. Padahal sesuai ketentuan, minimal yang dipersyaratkan adalah 5 hektare,” terang Sugeng.

Lahan calon lokasi Sekolah Rakyat tersebut berada di wilayah Kecamatan Jaten. Pemkab Karanganyar sebelumnya mengusulkan lokasi di Jaten karena memang belum ada sekolah SMA/SMK negeri di sana. Namun karena keterbatasan lahan, usulan itu ditolak.

Sugeng mengaku pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pimpinan daerah guna membahas tindak lanjut dari pembatalan tersebut.

”Kami akan segera melaporkan hasil ini kepada bupati dan wakil bupati untuk menentukan langkah selanjutnya. Masih ada kemungkinan kita cari alternatif lahan lain yang sesuai persyaratan,” tegasnya.

Dia menambahkan, dinsos tetap berkomitmen untuk mendorong pemerataan pendidikan dan akan mengevaluasi kembali potensi lokasi lain yang memungkinkan. (rud/adi)

Editor : Adi Pras
#karanganyar #PUPR #jaten #dinsos #Sekolah Rakyat