Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Karanganyar di Bawah Ancaman Bencana Gunung Lawu, Status BPBD Langsung Naik Kelas ke Tipe A

Rudi Hartono RS • Senin, 16 Juni 2025 | 03:50 WIB
BPBD Karanganyar bersama relawan gabungan menangani dampak longsor di lereng Gunung Lawu. (Rudi Hartono/Radar Solo)
BPBD Karanganyar bersama relawan gabungan menangani dampak longsor di lereng Gunung Lawu. (Rudi Hartono/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karanganyar resmi naik kelas dari sebelumnya tipe C yang setara dengan Eselon III, kini berubah menjadi tipe A yang setara dengan Eselon II. Perubahan ini sudah melalui proses panjang selama hampir satu setengah tahun.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Karanganyar Hendro Prayitno mengungkapkan, perubahan status ini didasari kondisi geografis Kabupaten Karanganyar yang rawan bencana, khususnya karena berada di lereng Gunung Lawu.

”Dulu kami masih setara camat, hanya terdiri dari sekretariat dan tiga seksi, yaitu seksi kesiapsiagaan, seksi darurat logistik, dan seksi rehabilitasi dan rekonstruksi,” jelas Hendro, Minggu (15/6/2025).

Dia menambahkan, proses pengajuan perubahan status telah diajukan ke DPRD dan perda sudah disahkan.

”Setelah perda disetujui, tinggal membuat perbup. Dan itu sudah mendapat persetujuan dari bupati. Sekarang prosesnya tinggal harmonisasi di tingkat provinsi,” terangnya.

Dalam struktur baru tipe A, BPBD Karanganyar akan dipimpin oleh seorang kepala badan. Di bawahnya akan ada dua kepala bidang, yaitu kepala bidang logistik dan kepala bidang pencegahan serta kesiapsiagaan.

Di bawahnya lagi ada seksi rehabilitasi dan rekonstruksi akan digabung ke dalam bidang logistik.

”Tanggung jawabnya tetap sama, tapi tingkat kelembagaannya naik kelas. Kini sudah setara dengan badan-badan daerah lain yang berada di bawah koordinasi langsung bupati,” jelas Hendro.

Saat ini, BPBD Karanganyar tinggal menunggu penetapan resmi untuk siapa yang nanti akan menduduki sebagai kepala badan.

”Tinggal menunggu Pak Bupati menentukan siapa yang akan ditunjuk sebagai Kepala Badan definitif,” tandasnya.

Sekadar informasi, sejumlah kecamatan di lereng Gunung Lawu masuk daerah rawan bencana tanah longsor. Di antaranya Jenawi, Kerjo, Ngargoyoso, Tawangmangu, Matesih, Karangpandan, hingga Jatiyoso.

Sedangkan daerah rawan banjir ada di Kecamatan Jaten, Kebakkramat, dan Gondangrejo karena berada di pinggir Sungai Bengawan Solo. Kecamatan lain rawan puting beliung. (rud/adi)

Editor : Adi Pras
#tawangmangu #ngargoyoso #BPBD Karanganyar #jenawi #gunung lawu #karanganyar #kerjo #matesih #longsor #karangpandan