Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Pemkab Karanganyar Salurkan Bantuan untuk Korban Ledakan Petasan di Tawangmangu

Rudi Hartono RS • Jumat, 20 Juni 2025 | 06:55 WIB
Bupati Karanganyar Rober Christanto menyerahkan bantuan kepada korban ledakan petasan di Blumbang, Tawangmangu. (Rudi Hartono/Radar Solo)
Bupati Karanganyar Rober Christanto menyerahkan bantuan kepada korban ledakan petasan di Blumbang, Tawangmangu. (Rudi Hartono/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar menyalurkan bantuan sosial kepada enam pemuda korban ledakan petasan yang terjadi di wilayah Blumbang, Kecamatan Tawangmangu.

Peristiwa yang sempat menggemparkan warga tersebut terjadi saat bulan Ramadan beberapa bulan lalu.

Penyerahan bantuan dilakukan pada Selasa (17/6/2025) sore di Kantor Kelurahan Blumbang, dan dihadiri langsung oleh Bupati Karanganyar, Rober Christanto, bersama Kapolres Karanganyar AKBP Hadi Kristanto.

Dalam proses penyerahan tersebut, baik Bupati dan wakil Bupati juga memberikan pembinaan serta pemahaman kepada para korban mengenai bahaya penggunaan dan perakitan petasan.

Menurut kepala Dinas Sosial (Dinsos) Karanganyar, Sugeng Raharto mengungkapkan, bantuan tersebut diberikan setelah pihaknya menerima surat permohonan resmi dari kelurahan setempat.

“Surat tersebut mengajukan bantuan untuk meringankan biaya pengobatan korban. Selain bantuan, kami juga memberikan edukasi agar peristiwa serupa tidak terulang,” jelas Sugeng saat dikonfirmasi, Rabu (18/6/2025).

Disisi lain, bupati Rober dalam kesempatan itu menyampaikan harapannya agar masyarakat, khususnya para pemuda, tidak lagi membuat atau memainkan petasan karena berpotensi membahayakan diri sendiri dan orang lain.

Dinsos Karanganyar juga telah menggandeng Baznas Karanganyar dalam proses penyaluran bantuan. Total bantuan yang diberikan senilai Rp 20 juta.

Masing-masing korban menerima jumlah bantuan yang berbeda-beda, disesuaikan dengan tingkat luka dan kebutuhan biaya perawatan medis yang dialami akibat ledakan.

“Ini adalah bentuk kepedulian pemerintah terhadap warganya. Namun kami juga berharap kejadian semacam ini menjadi yang terakhir,” tambah Sugeng.

Peristiwa ini menjadi pengingat keras bagi masyarakat Karanganyar agar lebih bijak dalam merayakan tradisi dan menjaga keselamatan bersama. (rud/adi)

Editor : Adi Pras
#tawangmangu #Bupati Karanganyar Rober Christanto #karanganyar #Blumbang #ledakan petasan