Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Wakil Bupati Karanganyar Adhe Eliana Apresiasi Kiprah Relawan MDMC

Rudi Hartono RS • Senin, 30 Juni 2025 | 04:11 WIB
Wakil Bupati Karanganyar Adhe Eliana bersama relawan MDMC saat acara kopdar di Tawangmangu, Sabtu (28/6/2025) malam. (Rudi Hartono/Radar Solo)
Wakil Bupati Karanganyar Adhe Eliana bersama relawan MDMC saat acara kopdar di Tawangmangu, Sabtu (28/6/2025) malam. (Rudi Hartono/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Suasana hangat dan penuh keakraban menyelimuti kawasan wisata Tawangmangu, Karanganyar, Sabtu (29/6/2025) malam.

Ratusan relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dari seluruh penjuru Nusantara berkumpul dalam gelaran Kopdar Nasional Relawan MDMC 2025.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar menyambut positif kegiatan tersebut. Wakil Bupati Karanganyar, Adhe Eliana memberikan apresiasi tinggi terhadap kiprah MDMC sebagai garda terdepan dalam penanganan bencana di Indonesia.

”Relawan MDMC adalah sosok-sosok luar biasa yang bergerak dengan hati. Mereka hadir ketika masyarakat paling membutuhkan, bahkan saat situasi paling sulit sekalipun. Ini adalah bentuk nyata semangat kemanusiaan dan gotong royong yang patut dicontoh,” ujar Adhe.

Adhe menegaskan, Pemkab Karanganyar akan terus mendukung gerakan kerelawanan dan upaya pengurangan risiko bencana, khususnya di daerah-daerah rawan seperti lereng Lawu dan sekitarnya.

”Dengan kolaborasi antara pemerintah dan relawan, kita bisa membangun ketangguhan masyarakat. Kopdar ini bukan hanya temu kangen, tapi bentuk konsolidasi penting di tengah ancaman bencana yang kian kompleks,” imbuhnya.

Kegiatan Kopdar MDMC kali ini dikemas berbeda. Bukan sekadar rapat kerja atau pelatihan teknis, tapi lebih ke arah pendekatan emosional dan kultural.

Berbagai kegiatan ditampilkan mulai dari pentas seni daerah, hiburan musik akustik, hingga diskusi santai seputar pengalaman di lapangan bencana.

Ketua Panitia Kopdar, Muhammad Fahmi mengatakan, kegiatan ini dirancang sebagai ruang penguatan jejaring dan emosional antarsesama relawan yang selama ini lebih banyak berinteraksi secara fungsional di medan bencana.

”Relawan MDMC seringkali hanya bertemu saat bencana. Lewat Kopdar ini, kami ingin menyegarkan kembali semangat, memperkuat rasa kebersamaan, dan mempererat jaringan antardaerah,” jelas Fahmi.

Menurutnya, semangat dasar MDMC yang bertumpu pada nilai keikhlasan, profesionalisme, dan gotong royong harus terus dirawat agar tetap relevan dan adaptif terhadap tantangan zaman.

Dalam sesi bincang hangat, beberapa relawan membagikan kisah-kisah inspiratif saat bertugas.

Mulai dari evakuasi korban banjir di Kalimantan, pendampingan penyintas gempa di Sulawesi, hingga respons cepat kebakaran hutan di Sumatera. Cerita-cerita ini mengalir tanpa naskah, tapi sarat makna perjuangan.

Salah satu relawan senior, Supriyadi dari MDMC Jawa Barat, mengungkapkan pentingnya ruang seperti Kopdar untuk menjaga daya juang relawan.

”Kita ini bukan aparat, bukan pekerja formal. Tapi jiwa kemanusiaan yang membuat kita terus bergerak. Tanpa dukungan emosional dan spiritual seperti ini, relawan bisa burnout,” katanya. (rud/adi)

Editor : Adi Pras
#tawangmangu #Muhammadiyah Disaster Management Center #karanganyar #kopdar #mdmc