RADARSOLO.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar mulai menjalani proses audit tahap dua sertifikasi ISO/IEC 27001:2022, Senin (21/7).
Audit ini menjadi tolok ukur penting untuk memastikan sistem pengelolaan keamanan informasi di Pusat Data Pemkab memenuhi standar internasional.
Audit digelar selama tiga hari, hingga Rabu (23/7), oleh lembaga sertifikasi global TÜV SÜD.
Bertindak sebagai auditor utama adalah Rasyidi Jafar, yang akan menilai kesesuaian implementasi Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) di lingkungan Pemkab.
“Ada empat kategori dalam temuan audit, yakni aspek positif, peluang perbaikan, ketidaksesuaian minor, dan ketidaksesuaian mayor,” terang Rasyidi dalam sambutannya.
Ia menegaskan, kategori ketidaksesuaian minor dan mayor menjadi perhatian serius karena dapat memengaruhi kelulusan sertifikasi.
Jika tidak segera ditindaklanjuti, proses sertifikasi bisa tertunda bahkan gagal.
Sementara itu, perwakilan manajemen Pusat Data Pemkab Karanganyar yang juga menjabat sebagai Chief Information Security Officer (CISO) Diskominfo, berharap seluruh jajaran dapat memberikan dukungan penuh agar audit berjalan lancar.
“Kami optimistis proses ini bisa dilalui dengan baik. Sertifikasi ini penting untuk menjamin tata kelola keamanan informasi kami benar-benar terstandar,” ujarnya.
Audit ISO/IEC 27001:2022 ini menitikberatkan pada prinsip kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan data.
Sertifikasi ini juga menjadi syarat penting dalam memperkuat kepercayaan publik terhadap pengelolaan data pemerintah daerah.(Rud)
Editor : Nur Pramudito