RADARSOLO.COM – Upaya menekan volume sampah di jalur pendakian Gunung Lawu terus digencarkan.
Di jalur pendakian via Candi Cetho, Kecamatan Jenawi, Karanganyar, para relawan kini mewajibkan pendaki mendata barang bawaan saat registrasi sebagai bentuk edukasi sekaligus kontrol terhadap potensi sampah.
Relawan pendakian jalur Cetho Eko Supardi menyebut kebijakan ini bukan sekadar pendataan, melainkan dorongan moral agar pendaki bertanggung jawab atas sampah masing-masing.
“Setiap pendaki kami minta mendata barang, terutama yang berpotensi jadi sampah seperti makanan kemasan dan botol plastik. Saat turun, kami cocokan dengan jumlah sampah yang mereka bawa kembali. Kalau tidak sesuai, kami beri teguran,” jelas Eko, Minggu (4/8/2025).
Menurutnya, sampah di jalur pendakian masih menjadi masalah serius. Mulai dari bungkus makanan, botol minuman, hingga sampah anorganik lainnya kerap ditemukan berserakan.
“Ini tidak bisa dibiarkan. Kita harus mulai dari kesadaran individu,” tegas Eko.
Langkah relawan tersebut mendapat dukungan penuh dari Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Karanganyar Hari Purnomo. Ia menyatakan akan memperkuat inisiatif tersebut dengan regulasi resmi.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif teman-teman relawan. Ini langkah nyata untuk menjaga kelestarian Gunung Lawu. Ke depan akan kami siapkan regulasi dan sanksi administratif bagi pendaki yang membuang sampah sembarangan,” ujar Hari.
Ia menambahkan, sanksi dapat berupa larangan mendaki sementara hingga pembinaan langsung di lokasi. Disparpora juga tengah berkoordinasi dengan pengelola jalur dan komunitas pecinta alam guna merumuskan aturan yang lebih ketat namun tetap edukatif.
“Naik gunung bukan hanya soal menaklukkan puncak, tapi juga bagaimana kita menjaga jejak agar tetap bersih,” imbuh Eko.
Sebagai bentuk dukungan, para relawan juga akan menyediakan trashbag kepada pendaki yang hendak menuju puncak. Harapannya, edukasi ini menjadi bagian dari budaya baru pendakian yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. (rud/bun)
Editor : Adi Pras