Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

New Sondokoro Heritage Tasikmadu Digelontor Modal Rp 3 Miliar, Pemkab Karanganyar Sebut Masih Ada Tahap Selanjutnya

Rudi Hartono RS • Kamis, 7 Agustus 2025 | 00:25 WIB
Agrowisata Sondokoro di PG Tasikmadu, Karanganyar segera dipercantik menjadi wisata heritage. (Rudi Hartono/Radar Solo)
Agrowisata Sondokoro di PG Tasikmadu, Karanganyar segera dipercantik menjadi wisata heritage. (Rudi Hartono/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Agrowisata Sondokoro di kawasan Pabrik Gula (PG) Tasikmadu, Karanganyar segera bersolek menjadi wisata heritage.

Pemerintah Kabupaten Karanganyar bersama PT Gula Nusantara dan PUD Aneka Usaha resmi menjalin sinergi untuk mengelola kawasan bersejarah tersebut.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Karanganyar, Titis Sri Jawoto mengungkapkan, penandatanganan kerja sama dengan PT Gula Nusantara dan PUD Aneka Usaha telah dilakukan akhir pekan lalu.

”Surat kerjasama dan MOU dengan PT Gula Nusantara sudah ditandatangani, begitu juga dengan PUD Aneka Usaha. Mudah-mudahan Agustus ini segera kita eksekusi,” ujar Titis, Rabu (6/8/2025).

Pengelolaan New Sondokoro Heritage akan mengusung dua misi utama. Pertama, menjaga dan melestarikan situs bersejarah peninggalan leluhur. Kedua, menjadikan kawasan ini sebagai entitas bisnis yang berdaya saing tinggi.

Konsep baru yang tengah digodok adalah menghadirkan pasar malam dengan sentuhan modern, lengkap dengan fasilitas gaya hidup sehat.

”Kita ingin melayani gaya hidup baru yang sehat. Ada gaya tampil baru, termasuk lari malam yang akan kita fasilitasi di New Sondokoro Heritage,” jelas Titis.

Pemerintah daerah juga berencana menata ulang kawasan seluas kurang lebih 4 hektare tersebut.

Penataan mencakup pembersihan sekat dan tanaman yang tidak lagi produktif, serta penyelesaian kontrak penggunaan beberapa rumah yang ada di dalam area.

Tak hanya itu, kawasan heritage ini juga akan dilengkapi panggung untuk pertunjukan seni dan hiburan malam.

Disinggung terkait dengan modal usaha yang akan digelontorkan untuk penataan, Titis menyebutkan kebutuhan dana awal mencapai sekitar Rp 20 miliar.

Namun untuk tahap awal, pemerintah baru menyiapkan Rp 2 miliar hingga Rp 3 miliar yang akan disalurkan sebagai penyertaan modal ke PUD Aneka Usaha.

”Ini fokus kami di dalam dulu. Konsepnya radikal, tapi kami ingin pelestarian jalan, bisnis juga tumbuh,” katanya.

Kerja sama pengelolaan kawasan ini dirancang untuk jangka panjang selama 20 tahun. Namun tahap awal akan dilakukan dalam periode satu tahun terlebih dahulu sebagai tahap uji coba.

Dengan pembaruan wajah Sondokoro yang menyatukan warisan budaya dan semangat kekinian, Karanganyar berharap kawasan ini kembali menjadi magnet wisata dan aktivitas publik. (rud/adi)

Editor : Adi Pras
#karanganyar #pabrik gula #tasikmadu #wisata heritage #sondokoro #Aneka Usaha