RADARSOLO.COM – Suasana Kecamatan Jatiyoso, Karanganyar berubah meriah pada Senin (18/8/2025).
Ribuan warga tumpah ruah mengikuti Kenduri Jlantah Jatiyoso, sebuah tradisi budaya yang digelar untuk memeriahkan HUT Ke-80 Kemerdekaan RI.
Acara diawali dengan kirab bendera merah putih sepanjang 45 meter yang dibawa bersama-sama oleh warga, pelajar, dan komunitas budaya.
Kirab dimulai dari Bendungan Jlantah dan berakhir di halaman Kantor Kecamatan Jatiyoso. Sepanjang perjalanan, semangat kebersamaan dan rasa nasionalisme begitu terasa di tengah masyarakat lereng Gunung Lawu.
Selain kirab, kegiatan juga diisi dengan gelar budaya, lomba kreasi tumpeng, gunungan sayur dari Wonorejo, pertunjukan 45 penari Purba, serta hiburan musik rakyat. Malam harinya ditutup dengan resepsi kebangsaan yang dihadiri para tokoh masyarakat.
Turut hadir Bupati Karanganyar Rober Christanto dan Wakil Bupati Adhe Eliana.
Pj Camat Jatiyoso Mahmud Azis Arifin menjelaskan, Kenduri Jlantah bukan sekadar perayaan, melainkan sarana memperkokoh nasionalisme.
”Kirab bendera sepanjang 45 meter ini menjadi simbol kuatnya persatuan masyarakat di Jatiyoso. Selain melestarikan budaya, kegiatan ini juga menanamkan cinta tanah air bagi warga di lereng Gunung Lawu,” ungkap Mahmud.
Sementara itu, Bupati Rober Christanto mengapresiasi partisipasi masyarakat Jatiyoso dalam menjaga tradisi dan menumbuhkan nasionalisme melalui Kenduri Jlantah.
”Saya bangga melihat antusiasme masyarakat. Tradisi seperti ini harus terus dilestarikan karena tidak hanya memperkuat kebersamaan, tapi juga meneguhkan semangat cinta tanah air di tengah-tengah masyarakat,” ujar Rober. (rud/adi)
Editor : Adi Pras