RADARSOLO.COM - Pawai sound horeg yang fenomenal di Jawa Timur ikut memeriahkan Karanganyar Night Karnaval, Jumat (22/8/2025) malam.
Event dalam rangka HUT Ke-80 Kemerdekaan RI ini digelar di Jalan Lawu Kota Karanganyar.
Sound horeg dengan tampilan khasnya yang diangkut dengan truk tersebut berada di barisan terakhir.
Sontak, masyarakat yang sudah menyemut di sepanjang jalan langsung dibuat kaget dengan kehadirannya.
Dengan suara menggelegar disertai lampu sorot warna-warni mampu mencuri perhatian warga yang hadir.
Total ada 57 peserta dari berbagai kalangan tampil di acara ini.
Ketua Panitia Heru Joko Sulistiyono menjelaskan, perubahan waktu pelaksanaan yang biasanya digelar menjadi malam itu sebagai bentuk inovasi.
“Sesuai instruksi Pak Bupati, setiap kegiatan harus berinovasi. Maka kami adakan pada malam hari, sebagai komitmen menuju Karanganyar Baru,” ujarnya.
Ribuan masyarakat tumpah ruah di sepanjang jalan menyaksikan kemeriahan Karanganyar Night Karnaval 2025.
Berbagai atraksi kreatif ditampilkan, mulai dari parade kostum, pawai hias, hingga produk olahan daur ulang sampah yang dikemas artistik.
Heru menambahkan, selain hiburan, kegiatan tersebut juga membawa pesan edukasi.
“Kami harap masyarakat lebih bijak dalam mengolah sampah. Bahkan bisa menjadi produk baru yang bernilai,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Karanganyar Rober Christanto menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menyelesaikan persoalan sampah.
“Tema tahun ini adalah sampah. Kami ingin menegaskan bahwa penyelesaian masalah sampah adalah tanggung jawab bersama. Sesarengan bangun Karanganyar, dimulai dari lingkungan masing-masing,” tegas Rober.
Menurut Rober, jika masyarakat mampu mengelola sampah dengan baik, maka sampah justru bisa menjadi komoditas ekonomi baru.
“Selain mengurangi pencemaran, sampah bisa memberi nilai tambah yang berdampak pada kesejahteraan warga,” tambahnya.
Karnaval malam hari perdana di Karanganyar ini sukses menghipnotis penonton.
Kreativitas para peserta sekaligus menjadi bukti nyata bahwa isu lingkungan bisa dikemas menarik, mendidik, dan tetap meriah. (rud/adi)
Editor : Adi Pras