RADARSOLO.COM-Polres Karanganyar masih menyelidiki dugaan pembunuhan seorang pensiunan guru di Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso.
Adalah Sri Hartini, 60, yang ditemukan tidak bernyawa dengan kondisi banyak luka di tubuhnya, Jumat (5/9/2025) sore.
Kapolres Karanganyar AKBP Hadi Kristanto melalui Kapolsek Ngargoyoso AKP Suparjo mengatakan, dari hasil penyelidikan sementara, ditemukan luka lebam dan bekas cekikan pada tubuh korban.
Namun, beberapa perhiasan dan uang di dompet korban masih utuh.
Pada berita sebelumnya, ditulis ada harta benda korban yang hilang.
“Belum diketahui apakah uang hasil sumbangan hajatan ada yang hilang atau tidak. Kami masih melakukan pemeriksaan saksi, termasuk menantu dan anak korban yang dinikahkan belum lama ini,” beber Suparjo di rumah duka, Sabtu (6/9/2025).
Kerabat Sebut Korban Tinggal Sendiri
Kasus ini kini ditangani oleh Satreskrim Polres Karanganyar untuk mengungkap pelaku penganiayaan yang mengakibatkan kematian korban.
Sularno, salah satu kerabat Sri Hartini mengatakan, korban tinggal sendirian di rumahnya.
Ia tidak bisa memastikan apakah uang hasil sumbangan hajatan masih utuh atau tidak karena rumah korban masih dipasangi garis polisi.
“Kabarnya sebagian uang sumbangan hajatan itu masih ada, dan sebagian lagi sudah dimasukkan ke bank,” kata Sularno.
Polisi terus melakukan penyelidikan dan memeriksa saksi-saksi untuk mengungkap kasus dugaan pembunuhan ini. (rud/wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono