Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Kader Posyandu di Karanganyar Digelontor Insentif Rp 1,79 Miliar, Cek Tanggal Pencairannya

Rudi Hartono RS • Senin, 8 September 2025 | 17:53 WIB
Dispermades Karanganyar bersiap mencairkan insentif bagi kader posyandu. (Rudi Hartono/Radar Solo)
Dispermades Karanganyar bersiap mencairkan insentif bagi kader posyandu. (Rudi Hartono/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Kabar gembira datang bagi ribuan kader posyandu di Kabupaten Karanganyar.

Pemerintah daerah melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) mulai mencairkan insentif bulanan bagi para kader.

Pencairan ini mencakup pembayaran untuk empat bulan sekaligus, yakni Mei, Juni, Juli, dan Agustus 2025.

Kepala Bidang Administrasi Pemerintahan Desa Dispermades Karanganyar Anung Darmawan menjelaskan, jumlah total kader yang menerima insentif untuk saat ini sebanyak 8.983 orang. Total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp 1,79 miliar.

“Besaran insentif yang diterima masing-masing kader adalah Rp 50 ribu per bulan. Karena yang dicairkan sekaligus empat bulan, setiap kader akan menerima Rp 200 ribu. Mekanisme pencairannya dilakukan tunai melalui bendahara desa, sesuai dengan usulan jumlah kader dari masing-masing desa,” terang Anung, saat berbincang dengan Radarsolo.com, Senin (8/9/2025).

Ia menambahkan, peran kader posyandu sangat penting di tingkat desa, terutama dalam mendukung program kesehatan ibu dan anak.

Keberadaan mereka menjadi garda terdepan dalam memantau tumbuh kembang balita, pemberian imunisasi, hingga penyuluhan gizi keluarga.

“Pemerintah daerah memberikan insentif ini sebagai bentuk penghargaan sekaligus penyemangat agar kader tetap aktif melayani masyarakat. Walau nominalnya belum besar, kami berharap ada nilai tambah yang dirasakan,” lanjutnya.

Selain itu, Anung menegaskan agar pemerintah desa segera menyalurkan dana insentif kepada kader setelah diterima, sehingga tidak menumpuk atau tertunda.

“Kami sudah mengingatkan agar bendahara desa langsung membayarkan insentif begitu pencairan masuk. Transparansi dan ketepatan waktu harus dijaga,” imbuhnya.

Sementara itu, sejumlah kader posyandu menyambut baik pencairan insentif ini.

Mereka menyebut, meski jumlahnya tidak besar, namun insentif tersebut sangat membantu.

Apalagi, tugas kader di lapangan cukup padat, mulai dari mendata balita hingga mendampingi kegiatan rutin posyandu.

Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui Dispermades berkomitmen terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan posyandu.

Tidak hanya dengan pemberian insentif, tetapi juga melalui pelatihan, pendampingan, dan dukungan fasilitas. (rud/adi)

Editor : Adi Pras
#Dispermades #karanganyar #kader Posyandu #insentif