Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Papahan Punya Oksidator, Sampah Tuntas di Desa: Bupati Karanganyar Apresiasi Tinggi

Rudi Hartono RS • Kamis, 11 September 2025 | 16:58 WIB
Bupati Karanganyar Rober Christanto saat mencoba menikmati oksidator sampah yang dibuat oleh pemerintah desa Papahan.  (Rudi Hartono/Radar Solo)
Bupati Karanganyar Rober Christanto saat mencoba menikmati oksidator sampah yang dibuat oleh pemerintah desa Papahan. (Rudi Hartono/Radar Solo)

RADARSOLO.COM - Desa Papahan, Kecamatan Tasikmadu, Karanganyar resmi meluncurkan teknologi oksidator sampah sebagai langkah konkret mengatasi permasalahan sampah di tingkat desa.

Program ini sejalan dengan instruksi Bupati Karanganyar Rober Christanto bahwa pengelolaan sampah harus tuntas di desa.

Pj Kepala Desa Papahan, Jalu Setio Bintoro menjelaskan, oksidator sampah merupakan tungku pembakaran bersuhu tinggi dengan polusi sangat minim sehingga ramah lingkungan.

Teknologi Tepat Guna (TTG) ini dipilih sebagai solusi atas beban sampah yang selama ini ditampung TPA Sukosari, Jumantono.

“Alat ini mampu memusnahkan hingga 2 ton sampah per hari. Ke depan kapasitasnya akan terus kami tingkatkan,” ujar Jalu saat peresmian, Kamis (11/9/2025).

Oksidator yang digunakan merupakan produksi PT Cae Cah Angon, Desa Taji, Karas, Magetan di bawah pimpinan Sigit Supriyadi.

Teknologi ini bahkan sudah mendapat hak paten dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Adapun pengadaan alat dibiayai dari Dana Desa tahun anggaran 2025 senilai Rp 250 juta.

Untuk mendukung operasional, Desa Papahan kini memiliki lima unit kendaraan roda tiga sebagai armada pengangkut sampah.

Skema pengelolaan sampah akan dibagi dua, yakni sampah final yang langsung dimusnahkan dengan oksidator, dan pemilahan yang diperkuat lewat bank sampah di tingkat RT, RW, hingga dusun.

Bupati Karanganyar Rober Christanto yang saat itu hadir langsung dalam kegiatan tersebut mengapresiasi langkah Desa Papahan yang telah ikut dalam mensukseskan program penanganan sampah di Kabipaten Karanganyar.

Baca Juga: Harga Beras Masih Tinggi, Pemkab Klaten Siapkan Gerakan Pangan Murah bagi Karyawan Pabrik

“Semoga ini menjadi solusi dan embrio penanganan sampah di Karanganyar. Termasuk nantinya juga untuk penataan sampah pasar,” ujar bupati.

Ia menambahkan, keberadaan oksidator ini dapat menjadi pilot project pengelolaan sampah tuntas di desa.

Selain itu, ke depan fasilitas tersebut juga bisa dimanfaatkan bersama desa lain maupun lembaga pemerintahan melalui kerja sama antarwilayah. (rud/adi)

Editor : Adi Pras
#Bupati Karanganyar Rober Christanto #karanganyar #tasikmadu #TPA Sukosari #jumantono #sampah