Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Desa Bandardawung Tawangmangu Dipilih Jadi Lokasi TMMD Reguler, Ini Kata Bupati Karanganyar

Rudi Hartono RS • Rabu, 17 September 2025 | 19:42 WIB
Rakor Pemkab Karanganyar dengan Kodim 0727 Karanganyar terkait persiapan TMMD di Desa Bandardawung, Rabu (17/9/2025). (Rudi Hartono/Radar Solo)
Rakor Pemkab Karanganyar dengan Kodim 0727 Karanganyar terkait persiapan TMMD di Desa Bandardawung, Rabu (17/9/2025). (Rudi Hartono/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Desa Bandardawung di Kecamatan Tawangmangu bakal menjadi lokasi program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-126 tahun 2025 yang digelar Kodim 0727 Karanganyar bersama Pemkab Karanganyar.

Program lintas sektor ini digelar untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di lereng Gunung Lawu.

Bupati Karanganyar Rober Christanto menjelaskan, dipilihnya Desa Bandardawung tidak lepas dari kondisi jalan penghubung Dusun Pelas-Jabalkantil yang rusak parah. Padahal jalan tersebut salah satu akses wisata religi di wilayah tersebut.

”Jalur itu penting untuk distribusi hasil pertanian dan akses ekonomi warga. Dengan perbaikan infrastruktur, diharapkan kesejahteraan masyarakat meningkat. Kemudian karena jalur itu juga sebagai jalur wisata, maka kami harap nanti bisa mendukung wisatawan yang datang ke Bumi Intanpari ini,” ujar bupati usai rakor bersama Dandim 0727 Karanganyar Letkol Kav Danang Prasetya di mapolres, Selasa (17/9/2025) siang.

Selain faktor fisik, lanjut bupati, aspek nonfisik juga jadi pertimbangan. Masyarakat Bandardawung dikenal memiliki semangat gotong royong tinggi, meski tingkat perekonomian masih terbatas.

Wilayah ini juga dinilai strategis sebagai daerah pangkal pertahanan dan perlawanan, sehingga penguatan wawasan kebangsaan melalui TMMD dianggap relevan.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Solo, anggaran TMMD tersebut dari Kodal TMMD sebesar Rp 338,3 juta, APBD Provinsi Rp 175 juta, APBD Kabupaten Rp 1 miliar, serta dukungan Baznas senilai Rp 96 juta.

”Dari data sementara yang kita peroleh, total dana dalam pelaksanaan program TMMD Reguler 126 di Bandardawung, Tawangmangu itu mencapai Rp 1,3 miliar lebih,” terang dandim.

Rencana anggaran belanja dialokasikan untuk pembangunan fisik berupa pengecoran jalan senilai Rp 541,7 juta, pembangunan jembatan Rp 79,9 juta, talud Rp 411,6 juta, dan gorong-gorong Rp 12,5 juta. Total nilai pekerjaan fisik menembus Rp 1,045 miliar.

Desa Bandardawung sendiri memiliki luas wilayah 301 hektare dengan jumlah penduduk 4.294 jiwa. Mayoritas warga bekerja sebagai petani.

Sisanya wiraswasta, peternak, pensiunan, serta sebagian kecil PNS/TNI/Polri. Suasana politik di desa kondusif, tingkat keamanan cukup baik, dan budaya gotong royong masih kuat.

Sekadar informasi, TMMD Reguler juga menjadi kelanjutan program rutin yang setiap dua tahun digelar. Dengan tujuan yakni memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat.

Sekaligus menjawab kebutuhan dasar masyarakat desa, khususnya di daerah pelosok yang akses infrastrukturnya terbatas. (rud/adi)

Editor : Adi Pras
#tawangmangu #Bupati Karanganyar Rober Christanto #karanganyar #Kodim 0727 Karanganyar #tmmd