RADARSOLO.COM – Sebanyak 34 perpustakaan tingkat desa dan kelurahan di Kabupaten Karanganyar menerima bantuan berupa 1.000 buku serta rak dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas).
Penyerahan bantuan tersebut berlangsung dalam rangkaian Festival Literasi Karanganyar (Laskar) 2025 yang digelar di halaman kantor Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Karanganyar, Senin (22/9) siang.
Dalam sambutannya, kepala Disarpus Karanganyar, Nurhayati, dalam menegaskan bahwa festival literasi ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah nyata untuk memperkuat budaya membaca.
“Festival Literasi 2025 menjadi wadah kreativitas anak, mendorong lahirnya generasi literasi, sekaligus memperkenalkan perpustakaan Kabupaten Karanganyar. Dengan literasi, Karanganyar Baru semakin maju,” ujarnya.
Menurut Nurhayati, tujuan kegiatan ini juga untuk meningkatkan minat baca masyarakat, mengenalkan budaya literasi, sekaligus menyinergikan peran pemerintah daerah, masyarakat, dan akademisi agar tercipta ekosistem literasi yang berkelanjutan.
“Selain bantuan buku dan rak dari Perpusnas, kami ingin festival ini menjadi ruang bersama agar budaya membaca benar-benar tumbuh,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Karanganyar Adhe Eliana mengingatkan pentingnya sikap bijak dalam menyerap informasi, terutama di era digital saat ini.
“Tingkat membaca kita masih minim. Saya ingin masyarakat mampu memilih informasi, jangan hanya menilai dari judul saja. Mari kita lebih bijak dalam melihat media sosial,” pesan Adhe di hadapan peserta festival.
Festival Literasi 2025 (Laskar) ini diharapkan dapat menjadi momentum penguatan literasi di Bumi Intanpari.
Dengan dukungan semua pihak, pemerintah optimistis Karanganyar dapat melahirkan generasi pembelajar yang cerdas dan kritis.
“Semoga dengan kegiatan ini akan menjadikan Karanganyar Baru, dan Literasi Maju,” tegas Wakil Bupati.(Rud)
Editor : Nur Pramudito