RADARSOLO.COM – Kasus keracunan masal akibat menu makan bergizi gratis (MBG) di Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar pada Kamis (9/10/2025) tak hanya menimpa puluhan murid.
Seorang driver mobil pengantar menu MBG dikabarkan ikut mengalami gejala keracunan.
Informasi yang dihimpun Radarsolo.com di Puskesmas Tawangmangu, driver mobil SPPG tersebut sempat mencicipi atau sarapan nasi goreng yang di antarnya.
Tak lama setelah itu, dia mengeluhkan mual, pusing, dan muntah. Bahkan sempat lemas.
”Informasinya, driver mobil SPPG itu sempat makan menu nasi goreng MBG. Setelahnya, dia mengalami mual, pusing, dan muntah. Sempat tidur sebentar, namun karena kondisinya tak kunjung membaik, akhirnya dibawa ke Puskesmas Tawangmangu,” ujar salah seorang petugas Puskesmas Tawangmangu saat bebincang dengan Radarsolo.com.
Hingga kini pihak puskesmas masih melakukan pemantauan terhadap kondisi pasien tersebut.
Sementara itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karanganyar juga telah mengambil sampel makanan dan muntahan untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium. Hal itu untuk memastikan penyebab pasti kasus keracunan tersebut.
”Ada beberapa yang sudah kembali pulang, ada juga yang saat ini masih dirawat di puskesmas. Kemudian ada juga yang kami rujuk ke rumah sakit,” beber Kepala Puskesmas Tawangmangu Sulistyo Wibowo.
Kasus ini menambah daftar korban yang sebelumnya dilaporkan mengalami gejala serupa setelah mengonsumsi makanan dari warung nasi goreng MBG. (rud/adi)