Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Dispendukcapil Kabupaten Karanganyar Siap Optimalisasi Layanan 0 Kilometer

Antonius Christian • Jumat, 24 Oktober 2025 | 04:00 WIB
SOSIALISASI: Dispendukcapil Kabupaten Karanganyar gelar FGD di salah satu hotel di Solo, Kamis (23/10/2025)
SOSIALISASI: Dispendukcapil Kabupaten Karanganyar gelar FGD di salah satu hotel di Solo, Kamis (23/10/2025)

RADARSOLO.COM  — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Karanganyar terus berinovasi dalam memberikan kemudahan pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) bagi masyarakat.

Salah satunya dengan menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema Transformasi Layanan Adminduk di Desa Dalam Rangka Optimalisasi Layanan 0 Kilometer. Agenda ini sebagai wujud nyata dari semangat “Sesarengan Mbangun Karanganyar”.

Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel UNS Inn, kemarin (23/10) pagi, dan diikuti oleh jajaran kepala desa se-Kabupaten Karanganyar, perangkat daerah terkait, serta perwakilan kecamatan.

Kepala Dispendukcapil Kabupaten Karanganyar Junaidi Purwanto menjelaskan, kegiatan FGD ini menjadi sarana untuk menyosialisasikan inovasi pelayanan publik terbaru dari dispendukcapil, sekaligus menyerap masukan dari para kepala desa terkait kebutuhan masyarakat di wilayahnya masing-masing.

“Selama ini pelayanan adminduk banyak berpusat di kantor dispendukcapil. Sekarang kami mentransformasikan pelayanan itu agar lebih dekat dengan masyarakat. Melalui inovasi yang kami sebut Paklay Komplit, masyarakat bisa mengurus dokumen kependudukan dari rumah masing-masing hanya dengan mengunggah berkas persyaratan ke aplikasi yang sudah kami sediakan,” ujar Junaidi.

Menurut Junaidi, berbagai dokumen kependudukan seperti akta kelahiran, akta kematian, Kartu Keluarga (KK), dan dokumen lainnya dapat dicetak sendiri oleh masyarakat setelah proses verifikasi oleh petugas. Dokumen yang sudah selesai akan dikirim melalui email pemohon.

"Hanya KTP dan KIA yang masih harus dicetak oleh petugas. Inovasi ini kami buat untuk memangkas waktu, biaya, dan jarak pelayanan,” imbuhnya.

Meski demikian, dispendukcapil juga menyadari masih adanya kendala di lapangan, terutama bagi masyarakat lansia yang belum terbiasa menggunakan teknologi digital. Untuk mengatasi hal itu, pihaknya telah menempatkan satu petugas admin di setiap desa.

“Saat ini sudah ada 177 admin desa yang kami siapkan untuk membantu masyarakat, terutama kalangan lansia yang kesulitan mengakses aplikasi. Mereka bisa datang ke kantor desa untuk dibantu proses pengunggahan dan pengajuan dokumen,” jelas Junaidi.

Selain sosialisasi inovasi, FGD ini juga dimaksudkan sebagai forum diskusi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa untuk mencari solusi bersama dalam meningkatkan mutu layanan adminduk di tingkat bawah.

“Kami ingin tahu masukan langsung dari kepala desa, agar layanan ini bisa benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Plh Bupati Karanganyar, Adhe Eliana, yang turut hadir dan membuka kegiatan tersebut, menegaskan bahwa transformasi layanan adminduk 0 Kilometer merupakan bagian dari komitmen Pemkab Karanganyar dalam mempercepat pelayanan publik yang efisien, adaptif, dan kolaboratif.

“Sekarang zamannya sudah berubah, semua bisa dilakukan dari rumah. Kalau dunia usaha bisa memberi kemudahan lewat teknologi, pemerintah juga harus bisa. Layanan 0 Kilometer ini menjadi wujud nyata perubahan itu,” ujar Adhe.

Adhe menambahkan, ada tiga hal utama yang harus dijaga dalam birokrasi, yakni peningkatan kualitas pelayanan publik, efisiensi anggaran, serta kemampuan beradaptasi dan berkolaborasi dalam menghadapi perubahan zaman.

“Kamisebagai birokrasi harus terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memastikan pengelolaan anggaran yang efisien, dan bersikap adaptif terhadap perkembangan teknologi. Selain itu, kolaborasi dengan semua pihak, termasuk perangkat desa, menjadi kunci keberhasilan program ini,” tegasnya.

Dengan langkah transformasi ini, diharapkan pelayanan adminduk di Kabupaten Karanganyar semakin mudah diakses masyarakat tanpa harus datang ke kantor Dispendukcapil, benar-benar mewujudkan semangat “Sesarengan Mbangun Karanganyar” dari tingkat desa hingga kabupaten. (atn/nik)

Editor : Niko auglandy
#karanganyar #fgd #desa #dipendukcapil