Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

1.184 Siswa di Jumapolo Karanganyar Mulai Nikmati MBG

Rudi Hartono RS • Senin, 27 Oktober 2025 | 01:48 WIB
Wakil Bupati Karanganyar Adhe Eliana (kanan) mengecek peralatan dapur SPPG Kwangsan Jumapolo 002 di sela peresmian, Sabtu (26/10/2025). (Rudi Hartono/Radar Solo)
Wakil Bupati Karanganyar Adhe Eliana (kanan) mengecek peralatan dapur SPPG Kwangsan Jumapolo 002 di sela peresmian, Sabtu (26/10/2025). (Rudi Hartono/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Sebanyak 1.184 siswa di wilayah Kecamatan Jumapolo, Karanganyar mulai menikmati menu makan bergizi gratis (MBG).

Itu setelah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kwangsan Jumapolo 002 di Desa Kwangsan, Kecamatan Jumapolo diresmikan, Sabtu (25/10/2025).

Peresmian oleh Wakil Bupati Karanganyar Adhe Eliana yang juga Ketua Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Karanganyar. Dijadwalkan mulai beroperasi aktif pada Senin (26/10/2025) besok.

”Anak-anak ini adalah calon pemimpin Karanganyar. Kalau mereka sehat, kuat, dan cerdas sejak sekarang, Insyaallah Karanganyar ke depan akan lebih siap bersaing. Dapur SPPG ini bukan sekadar dapur, tapi investasi masa depan,” ujar Adhe.

Dia menambahkan, layanan pemenuhan gizi berbasis dapur komunitas merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam melindungi generasi usia sekolah dari risiko kekurangan gizi, stunting, dan gangguan kesehatan.

Program SPPG juga mengedepankan prinsip gotong-royong dan kolaborasi lintas sektor. Selain didukung pemerintah daerah, pelaksanaannya melibatkan tenaga pendamping gizi, perangkat desa, dan masyarakat setempat.

”Kalau semua ikut merasa memiliki, program ini bisa berkelanjutan. Kita ingin dapur ini bukan hanya ramai saat diresmikan, tapi terus berjalan dan memberi manfaat nyata bagi keluarga,” lanjutnya.

Dapur SPPG Kwangsan Jumapolo 002 menjadi salah satu titik layanan prioritas di wilayah Jumapolo.

Makanan bergizi diproduksi secara terpusat dengan standar kebersihan dan keamanan pangan yang ketat. Lalu didistribusikan ke sekolah-sekolah penerima sasaran setiap hari sekolah.

Dia berharap model layanan seperti ini dapat direplikasi di wilayah lain. Selain memperkuat ketahanan gizi anak-anak, langkah tersebut juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sejak usia dini. (rud/adi)

 

Editor : Adi Pras
#karanganyar #stunting #jumapolo #Mbg #Makan Bergizi Gratis #Wakil Bupati Karanganyar Adhe Eliana