RADARSOLO.COM – Hadapi ancaman bencana alam di musim penghujan, Polres Karanganyar bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karanganyar menggelar apel gabungan tanggap bencana hidrometeorologi, Rabu (5/11/2025). Apel digelar di mapolres dan 17 mapolsek.
Apel dipimpin langsung Kapolres Karanganyar AKBP Hadi Kristanto. Dihadiri forkopimca, TNI, BPBD, damkar, serta relawan. Total ada 425 peserta.
Kapolres mengapresiasi seluruh peserta apel atas komitmen dan kepedulian mereka menghadapi potensi bencana di wilayah Karanganyar.
”Kabupaten Karanganyar memiliki potensi bencana cukup tinggi. Mulai dari longsor, banjir, hingga kebakaran hutan. Karena itu, sinergi seluruh unsur sangat dibutuhkan agar penanganan cepat dan tepat,” ujarnya.
Kapolres menegaskan, apel siaga ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Tapi momentum memperkuat koordinasi dan kesiapan seluruh personel serta sarana prasarana penanggulangan bencana.
Ada lima poin penting yang harus dipegang seluruh peserta. Yakni meningkatkan kewaspadaan di wilayah masing-masing, memperkuat sinergitas lintas instansi.
Kemudian memastikan kesiapan peralatan tanggap bencana, memberikan pelayanan cepat dan humanis kepada masyarakat, serta melakukan deteksi dini di titik-titik rawan.
”Kesiapsiagaan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya aparat. Mari wujudkan semangat sinergi, responsif, dan peduli demi keselamatan masyarakat Karanganyar,” tambahnya.
Kepala Pelaksana Harian (BPBD) Karanganyar Hendro Prayitno mengungkapkan, melalui apel gabungan ini, sinergi antara Polri, TNI, instansi pemerintah, dan relawan diharapkan semakin kuat.
”Dengan adanya kegiatan kali ini jelas semua pihak siap bersatu menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di Kabupaten Karanganyar,” ungkapnya. (rud/adi)
Editor : Adi Pras