Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner

Pemkab Karanganyar Kebut Program Zero Jeglongan, 13 Paket Jalan Tunjukan Progres Positif

Rudi Hartono RS • Rabu, 12 November 2025 | 22:19 WIB
Bupati Karanganyar Rober Christanto mengecek langsung perbaikan jalan salah satu ruas di Karanganyar. (Rudi Hartono/Radar Solo)
Bupati Karanganyar Rober Christanto mengecek langsung perbaikan jalan salah satu ruas di Karanganyar. (Rudi Hartono/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Pemerintah Kabupaten Karanganyar terus mengebut pelaksanaan program ”Zero Jeglongan” atau jalan tanpa lubang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR).

Hingga awal November ini, tercatat 13 paket pekerjaan jalan telah berjalan dengan progres fisik rata-rata di atas 13 persen, bahkan beberapa proyek sudah menembus di atas 70 persen.

Program perbaikan dan rekonstruksi jalan itu tersebar di berbagai wilayah, baik yang bersumber dari bantuan keuangan provinsi (bankeu) maupun dana alokasi umum (DAU).

Total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp 81,37 miliar, dengan rincian Rp 16,15 miliar dari Bankeu Provinsi dan Rp 65,22 miliar dari DAU.

Beberapa proyek dengan capaian signifikan antara lain rehabilitasi Jalan Ombang-Blumbang-Kali Soro Kemanten dengan progres 70,56 persen, jauh di atas target rencana 2,15 persen.

Kemudian Rehabilitasi Jalan Jatirejo-Wonosakeling sudah mencapai 2,20 persen meski baru dimulai awal November.

Sementara dari sumber DAU, pekerjaan peningkatan Jalan Jumapolo-Jumantono dan rekonstruksi Jalan Ngrangruk-Jeruksawit masing-masing mencatat progres 38,17 persen dan 28,12 persen.

Kabid Bina Marga DPUPR Karanganyar Sutopo menjelaskan, program ini merupakan komitmen bupati untuk memastikan seluruh jalan kabupaten dalam kondisi mantap menjelang akhir tahun.

”Kami terus kebut pekerjaan agar seluruh ruas jalan strategis kabupaten tidak ada lagi jeglongan atau jalan berlubang. Targetnya, akhir tahun nanti kondisi jalan sudah mulus dan aman dilalui,” ujar Sutopo dihubungi Radarsolo.com, Rabu (12/11/2025).

Sutopo menambahkan, dari evaluasi mingguan DPUPR, rata-rata deviasi atau selisih antara rencana dan realisasi masih positif. Hal itu menunjukkan bahwa pelaksanaan pekerjaan relatif sesuai target bahkan beberapa lebih cepat.

”Beberapa titik memang terkendala cuaca dan waktu lelang, tapi semua rekanan sudah kami minta percepatan dengan pengawasan intensif,” tambahnya.

Selain rehabilitasi jalan, pemkab juga mengalokasikan anggaran untuk pemeliharaan rutin jalan dan lingkungan perkotaan senilai Rp 1,98 miliar, yang saat ini progresnya sudah mencapai 1,3 persen.

Dengan percepatan ini, Pemkab Karanganyar optimistis program Zero Jeglongan 2025 bisa tercapai sesuai target.

Bupati Karanganyar Rober Christanto bersama Wakil Bupati Karanganyar Adhe Eliana melakukan pemantauan langsung terhadap progres pembangunan infrastruktur khususnya jalan di sejumlah lokasi.

Dalam beberapa video yang diunggah di media sosialnya, bupati optimis akhir tahun beberapa pengerjaan infrastruktur jalan yang saat ini di perbaiki bisa selesai dan rampung.

Insyaallah Desember 2025 ini semua klir selesai pembangunan, kami minta maaf ke masyarakat jika dalam pekerjaan ini mengganggu sementara aktivitasnya karena aksesnya terganggu, tapi semua ini juga demi semua masyarakat agar akses mereka lebih baik,” tegas bupati. (rud/adi)

Editor : Adi Pras
#Bupati Karanganyar Rober Christanto #karanganyar #infrastruktur #bina marga #Wakil Bupati Karanganyar Adhe Eliana #DPUPR #pemkab karanganyar