Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Jelang Libur Panjang Nataru, Polres Karanganyar Siapkan Pengamanan Objek Wisata

Rudi Hartono RS • Senin, 1 Desember 2025 | 02:14 WIB
Rakor kesiapan Operasi Lilin Candi 2025 di Mapolres Karanganyar, Sabtu (29/11/2025). (Rudi Hartono/Radar Solo)
Rakor kesiapan Operasi Lilin Candi 2025 di Mapolres Karanganyar, Sabtu (29/11/2025). (Rudi Hartono/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Destinasi wisata utama di Kabupaten Karanganyar menjadi fokus pengamanan Polres Karanganyar di Operasi Lilin Candi perayaan Natal dan tahun baru (Nataru). Hal itu mengingat terjadi peningkatan pengunjung setiap libur panjang tersebut.

Wakapolres Karanganyar Kompol menegaskan, fokus pengamanan tahun ini diarahkan pada lokasi-lokasi wisata yang diprediksi mengalami lonjakan kunjungan.

”Operasi Lilin bukan sekadar agenda keamanan rutin, tetapi operasi kemanusiaan. Kami ingin masyarakat dapat berlibur dengan aman, nyaman, dan tertib. Karena itu, kita harus memastikan setiap lokasi wisata siap menghadapi peningkatan kunjungan,” ujarnya saat rakor, akhir pekan lalu.

Dia menjelaskan, kawasan Tawangmangu kembali menjadi pusat perhatian karena selalu menjadi magnet wisata saat liburan. Polres menyiapkan rekayasa arus di jalur Cemoro Kandang, Grojogan Sewu, hingga jalur alternatif ke Magetan.

Penataan parkir juga diperketat bekerja sama dengan para pelaku usaha dan pengelola wisata agar tidak terjadi penumpukan kendaraan di bahu jalan.

Satlantas akan memasang rambu tambahan di titik rawan macet dan menyiagakan personel untuk mengatur arus kendaraan yang keluar-masuk kawasan wisata. Karangpandan sebagai simpul arus menuju berbagai objek wisata turut menjadi fokus pengamanan.

Penataan parkir di pasar dan area kuliner akan dilakukan untuk mencegah kemacetan, terutama pada malam pergantian tahun. Personel disiagakan di simpul pertemuan arus kendaraan dari arah Matesih, Tawangmangu, serta Karanganyar kota.

Di wilayah Kebakkramat, peningkatan pengunjung diprediksi terjadi di pusat kuliner dan area wisata keluarga. Polres menyiapkan pengaturan arus di sekitar kawasan yang kerap menjadi tujuan warga perantau yang pulang kampung. Pelaku usaha juga diminta menata area parkir agar tidak melebar ke badan jalan.

Sejumlah destinasi lain seperti Ngargoyoso, Kemuning, dan kebun teh juga menjadi bagian dari pantauan operasi lilin. Peningkatan wisatawan di jalur menanjak dan sempit menjadi perhatian, sehingga petugas akan melakukan survei jalur dan penempatan rambu portable di titik rawan.

Sementara itu, sejumlah pelaku usaha wisata menyampaikan kesiapan mereka untuk mendukung kelancaran pengamanan. Penataan UMKM agar tidak mengganggu jalur pejalan kaki maupun kendaraan turut menjadi pembahasan penting, terutama di kawasan Tawangmangu dan Kemuning.

”Sudah kami persiapkan dalam beberapa waktu kemarin. Sejumlah pedagang sudah kami koordinasikan untuk bisa menjaga kondusivitas, baik arus lalu lintas maupun kondisi lingkungan sekitar,” ujar Sularno, pengelola wisata BUMDes Berjo.

Baca Juga: Desa Kaliwedi Panen Penghargaan, Dari Desa Tertinggal Kini Jadi Juara Nasional Bermula dari 108 Sumur

Seluruh peserta rakor sepakat bahwa keberhasilan Operasi Lilin 2025 sangat bergantung pada sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan pelaku usaha. (rud/adi)

 

Editor : Adi Pras
#tawangmangu #grojogan sewu #karanganyar #polres karanganyar #destinasi wisata #matesih #operasi lilin candi #karangpandan