RADARSOLO.COM - Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus memperkuat upaya pengelolaan sampah dengan target penyelesaian mulai dari tingkat desa hingga RT.
Langkah ini ditegaskan dalam kegiatan sosialisasi pengelolaan sampah yang digelar di Aula Kecamatan Jaten, Kamis (4/12/2025) siang.
Kegiatan yang dibuka langsung oleh Kepala DLH Karanganyar Sunarno ini menghadirkan 100 peserta.
Terdiri dari tokoh masyarakat, pengurus bank sampah, RT, RW, PKK, karang taruna, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat dari Kecamatan Jaten dan Kecamatan Kebakkramat.
Dalam pemaparannya, Sunarno menyebut bahwa pengelolaan sampah di TPA Sukosari kini mengalami penurunan volume sekitar 50 ton.
Menurutnya, capaian tersebut harus terus ditingkatkan melalui penguatan pengelolaan sampah dari sumbernya, yakni rumah tangga.
“Kami berharap melalui sosialisasi ini, penurunan sampah di TPA Sukosari bisa terus berlanjut. Idealnya, sampah sudah tuntas di tingkat RT bahkan langsung selesai dari rumah tangga. Tidak boleh lagi ada persoalan sampah di Karanganyar,” tegasnya.
Sunarno juga menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dan kolaborasi antarwilayah dalam memperkuat program zero waste di tingkat lokal.
Melibatkan tokoh masyarakat dinilai efektif mendorong perilaku perubahan di lapangan.
Sebelumnya, Bupati Karanganyar Rober Christanto menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mengatasi persoalan sampah.
Bupati menekankan bahwa kesadaran kolektif adalah kunci utama.
“Sampahmu tanggung jawabmu, sampahku tanggung jawabku, dan sampah kita tanggung jawab kita. Kita semua bersumpah, sesarengan mbangun Karanganyar bebas dari persoalan sampah,” ujarnya.
Dengan penguatan kebijakan dan edukasi berkelanjutan, Pemkab Karanganyar optimistis persoalan sampah dapat ditekan secara signifikan.
"Harapannya, seluruh elemen masyarakat dapat menjadi bagian dari gerakan bersama menuju lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan," tandasnya. (rud/adi)
Editor : Adi Pras