RADARSOLO.COM- Kabar duka datang dari event akbar lomba lari trail Siksorogo Lawu Ultra (SLU) 2025 yang digelar di kawasan Tawangmangu, Karanganyar, Minggu (7/12/2025).
Dua pesertanya, yakni Pujo Buntoro, 55, dan Sigit Joko Purnomo, 45, meninggal dunia diduga akibat serangan jantung.
Diketahui, para peserta Siksorogo Lawu Ultra 2025 melintasi rute ekstrem di kawasan Gunung Lawu.
Lalu bagaimana sejarah lahirnya Siksorogo Lawu Ultra?
Mengutip tulisan Muhamad Fakkarz, Mahasiswa Ilmu Komunikasi UIN Sunan Kalijaga yang diterbitkan di salah satu media mainstream nasional, Siksorogo Lawu Utra kali pertama digelar 2018.
Kala itu, hanya sekitar 200 peserta mendaftar. Mayoritas dari mereka adalah pelari trail profesional.
Bukan tanpa alasan, rute Siksorogo Lawu Ultra memang ekstrem.
Menjelajah kawasan Gunung Lawu. Terdiri dari tanjakan, turunan, dan jalan setapak berupa tanah.
Dari situlah, event Siksorogo Lawu Ultra semakin dikenal. Menjadi tantangan tersendiri bagi pelari trail.
Hingga akhirnya pada 2019, pendaftar Siksorogo Lawu Ultra mencapai 900 orang.
Setelah melintasi rute yang ekstrem, para peserta saling berbagi pengalaman.
Di akhirnya 2025, mereka yang tertantang mengikuti Siksorog Lawu Ultra bertambah banyak.
Event tahunan ini diperkirakan mampu menyedot lebih dari 5.000 peserta dari berbagai daerah dan negara. (wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono