Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Insiden Siksorogo Lawu Ultra 2025 Karanganyar Disorot Wamenparekraf, Panitia Kena Peringatan soal Ini

Rudi Hartono RS • Senin, 8 Desember 2025 | 20:18 WIB
Kepala Disparpora Karanganyar Hari Purnomo melayat ke rumah duka almarhum Sigit Joko Poernomo, Kepala Biro Umum dan Hukum Kementerian Pariwisata di Buran, Tasikmadu, Karanganyar. (Rudi Hartono/Raso)
Kepala Disparpora Karanganyar Hari Purnomo melayat ke rumah duka almarhum Sigit Joko Poernomo, Kepala Biro Umum dan Hukum Kementerian Pariwisata di Buran, Tasikmadu, Karanganyar. (Rudi Hartono/Raso)

RADARSOLO.COM – Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Enik Ermawati yang akrab disapa Ni Luh Puspa meminta panitia penyelenggara Siksorogo Lawu Ultra melakukan evaluasi menyeluruh.

Menyusul insiden dua peserta meninggal dunia dalam ajang lari ultra yang digelar di kawasan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar.

Permintaan tersebut disampaikan Wamen Pariwisata melalui Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Karanganyar Hari Purnomo saat melayat ke rumah duka almarhum Sigit Joko Poernomo, Kepala Biro Umum dan Hukum Kementerian Pariwisata di Buran, Tasikmadu, Karanganyar, Senin (8/12/2025) siang.

Hari mengatakan, Ni Luh Puspa berpesan agar insiden dalam kegiatan olahraga wisata tersebut menjadi bahan evaluasi serius bagi penyelenggara.

“Bu Wamen berpesan agar kegiatan ini dijadikan evaluasi dan ke depan semua harus lebih ditingkatkan,” ujar Hari.

Menurutnya, evaluasi diperlukan agar pelaksanaan kegiatan serupa di masa mendatang bisa berjalan lebih baik, lancar, dan aman bagi seluruh peserta.

Senada dengan itu, Wakil Bupati Karanganyar Adhe Eliana juga menyampaikan duka cita mendalam atas insiden yang terjadi.

Dia mengakui, even Siksorogo Lawu Ultra memiliki dampak positif bagi sektor pariwisata karena mampu mendatangkan wisatawan ke Karanganyar.

“Even ini sebenarnya bagus untuk Karanganyar, karena bisa mendatangkan wisatawan. Namun dengan adanya insiden ini, kami berharap pihak pelaksana benar-benar melakukan evaluasi,” kata Adhe.

Ia menekankan evaluasi terutama pada aspek keamanan peserta.

Mulai dari kesiapan tim medis, relawan, hingga penentuan rute yang dilalui peserta perlu mendapat perhatian lebih serius.

“Perhatikan lagi tim medisnya, relawannya, serta rute yang dipilih panitia. Keamanan peserta harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Pemkab Karanganyar berharap, hasil evaluasi tersebut dapat menjadi pembelajaran agar kegiatan olahraga wisata ke depan tetap berjalan optimal, aman, serta memberikan citra positif bagi daerah. (rud/adi)

Editor : Adi Pras
#tawangmangu #disparpora #karanganyar #siksorogo lawu ultra