Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Jelang Libur Nataru, Pemkab Karanganyar Keluarkan SE untuk Pengelola Wisata

Rudi Hartono RS • Rabu, 17 Desember 2025 | 01:23 WIB
Objek wisata Grojogan Sewu di Tawangmangu, Karanganyar. (Rudi Hartono/Radar Solo)
Objek wisata Grojogan Sewu di Tawangmangu, Karanganyar. (Rudi Hartono/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Karanganyar mengimbau seluruh pengelola destinasi wisata, desa wisata, serta pelaku usaha pariwisata untuk meningkatkan kesiapsiagaan menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2026.

Imbauan tersebut tertuang dalam surat edaran (SE) yang ditujukan kepada seluruh pengelola daya tarik wisata dan pelaku usaha pariwisata di wilayah setempat.

Kepala Disparpora Kabupaten Karanganyar Hari Purnomo menjelaskan, kesiapan menyeluruh menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan, kenyamanan, serta keselamatan wisatawan selama momentum libur panjang akhir tahun.

”Libur Natal dan Tahun Baru selalu diikuti lonjakan kunjungan wisata. Karena itu, kami meminta seluruh pengelola wisata benar-benar siap, baik dari sisi sarana prasarana, sumber daya manusia, hingga penerapan standar operasional prosedur,” ujar Hari Purnomo, Selasa (16/12/2025).

Ia menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bencana alam maupun nonalam, terutama cuaca ekstrem yang kerap terjadi pada akhir tahun.

Pengelola diminta aktif memantau informasi dari BMKG serta menyiapkan langkah mitigasi risiko. Hal itu mengantisipasi kemungkinan banjir, longsor, angin kencang, maupun kecelakaan wisata.

Selain itu, disparpora juga mengingatkan agar pelayanan prima tetap menjadi prioritas utama. Seluruh jenis usaha pariwisata, mulai dari akomodasi, transportasi, kuliner, hingga pengelola destinasi wisata, diminta memberikan layanan yang aman, nyaman, dan ramah bagi wisatawan.

”Keamanan kawasan wisata juga harus dijaga bersama. Koordinasi dengan pokdarwis (kelompok sadar wisata), aparat keamanan, serta pengelola parkir dan pedagang sangat penting agar tidak terjadi gangguan yang merugikan wisatawan,” jelasnya.

Hari Purnomo juga meminta pengelola wisata aktif menyampaikan informasi terkini kepada wisatawan.

Baik secara daring maupun luring, termasuk kondisi cuaca, kapasitas daya tampung, serta situasi di lokasi wisata.

Apabila terjadi kejadian darurat, kecelakaan, atau bencana alam di kawasan wisata, pihak pengelola diwajibkan segera melaporkan dan meng-update informasi kepada Disparpora Provinsi Jawa Tengah maupun melalui layanan TIC online.

”Pariwisata Karanganyar harus tetap aman dan kondusif. Dengan kesiapan bersama, kami berharap libur Nataru dapat berjalan lancar dan memberikan kesan positif bagi wisatawan,” paparnya. (rud/adi)

Editor : Adi Pras
#disparpora #karanganyar #surat edaran #wisatawan #se #nataru #wisata