RADARSOLO.COM – Bencana banjir bandang dan longsor di Sumatera memantik empati masyarakat.
Di Karanganyar, relawan kebencanaan menggalang dana dan barang untuk donasi korban bencana tersebut. Terkumpul senilai ratusan juta rupiah.
Ketua relawan penggalangan bantuan Eko Tristiyanto menjelaskan, aksi kemanusiaan ini digerakkan sejak 5 Desember lalu.
Donasi difokuskan pada wilayah terdampak cukup parah seperti Sibolga dan Aceh Tamiang.
”Teman-teman relawan mulai bergerak sejak awal Desember. Alhamdulillah, bantuan untuk Sibolga sudah kami kirim satu kali, sementara ke Aceh Tamiang dua kali. Nilainya sekitar Rp 50 juta per pengiriman,” ujar Eko, Minggu (21/12/2025).
Secara keseluruhan, total bantuan yang berhasil dikumpulkan relawan mencapai Rp 224.475.400.
Rinciannya, bantuan tunai sebesar Rp 220.196.000 serta sisanya berupa bantuan barang kebutuhan pokok dan logistik.
”Semoga berkah dan benar-benar bermanfaat untuk saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” imbuhnya.
Bupati Karanganyar Rober Christanto menyebut kekuatan relawan di Bumi Intanpari sangat solid karena bergerak hingga ke tingkat desa dan tidak terikat oleh latar belakang tertentu.
”Njenengan semua luar biasa. Relawan di Karanganyar ini tidak memandang latar belakang. Mereka bergerak tanpa menunggu perintah, murni karena dorongan hati ingin membantu sesama,” puji Rober.
Menurutnya, peran relawan Karanganyar tidak hanya dirasakan di dalam daerah, tetapi juga selalu hadir di berbagai wilayah bencana di pelosok negeri. Hal itu menjadi bukti kuatnya budaya gotong royong di tengah masyarakat.
Selain melalui relawan, Pemerintah Kabupaten Karanganyar juga membuka rekening resmi untuk menampung kepedulian publik.
Hingga saat ini, dana yang terkumpul melalui jalur pemerintah mencapai lebih dari Rp 600 juta.
Rinciannya, penggalangan dana melalui Bank BRI sebesar Rp 228 juta, Bank Jateng Rp 359 juta, serta BDK sebesar Rp 78,8 juta. Total keseluruhan dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp 663.469.630.
Pemkab Karanganyar memastikan seluruh bantuan akan disalurkan secara transparan dan tepat sasaran kepada masyarakat terdampak bencana. (rud/adi)
Editor : Adi Pras