Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Gubernur Ahmad Luthfi: Pembangunan Jateng Butuh Collaborative Government, Pusat hingga Desa Harus Sinergi

Tri wahyu Cahyono • Selasa, 23 Desember 2025 | 00:24 WIB
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dalam acara Forum Berlian Sinergi dan Kolaborasi DPRD Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah dengan Pemerintah Provinsi Jateng di Karanganyar, Senin (22/12/2025).
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dalam acara Forum Berlian Sinergi dan Kolaborasi DPRD Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah dengan Pemerintah Provinsi Jateng di Karanganyar, Senin (22/12/2025).

RADARSOLO.COM–Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyatakan pembangunan di wilayahnya membutuhkan kesinambungan, sehingga perlu kolaborasi erat antara pemerintahan daerah provinsi dengan kabupaten/kota.

Hal itu disampaikan Luthfi dalam acara Forum Berlian Sinergi dan Kolaborasi DPRD Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah dengan Pemerintah Provinsi Jateng di Karanganyar, Senin (22/12/2025).

"Kegiatan ini adalah kolaborasi antara pemerintah daerah dengan DPRD untuk sama-sama membangun Jawa Tengah," ujarnya.

Menurut Luthfi, program pembangunan tidak boleh terputus. Harus berjalan berjenjang dan saling terhubung dari pusat hingga ke daerah.

“Kesinambungan pembangunan harus berlanjut. Bagaimana Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) kita jabarkan sampai ke tingkat provinsi, kabupaten, kota, bahkan desa,” ucapnya.

Oleh karena itu, gubernur meminta kepada kepala daerah agar membangun kemitraan solid dengan DPRD masing-masing untuk memastikan kebijakan pembangunan berjalan konsisten dan berkelanjutan.

“Mitra kita adalah DPRD, baik provinsi maupun kabupaten/kota. Artinya kolaborasi harus kita munculkan, sehingga pemerintahan kolaboratif (collaborative government) itu hadir,” kata Luthfi.

Gubernur juga menyoroti posisi politik DPRD yang memiliki jejaring hingga ke tingkat pusat melalui fraksi-fraksi partai politik.

Menurutnya, jejaring tersebut harus dimanfaatkan untuk kepentingan pembangunan daerah.

“Lewat forum ini, DPRD kita dorong untuk menarik pejabat-pejabat di pusat agar bisa ikut membangun Jawa Tengah. Segera rapatkan barisan dengan bupati dan wali kotanya,” tegasnya.

Luthfi menekankan kolaborasi politik di Jawa Tengah harus dibangun dengan nilai-nilai kearifan lokal yang menjunjung kebersamaan.

Sementara itu, Ketua DPRD Jawa Tengah Sumanto menegaskan, lembaga legislatif di daerah memiliki tanggung jawab konstitusional untuk memastikan kebijakan yang diambil benar-benar berdampak bagi masyarakat.

Baca Juga: Dampingi Kapolri, Gubernur Luthfi Tegaskan Jawa Tengah Siap Sambut Nataru

“DPRD memiliki peran penting dalam mengawal kebijakan pembangunan di wilayah Jawa Tengah agar memberikan dampak nyata, termasuk bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Sumanto.

Forum ini diharapkan menjadi penguat konsolidasi antara eksekutif dan legislatif di Jawa Tengah, sehingga pembangunan daerah dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (*)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#collaborative government #Pembangunan #sinergi #Gubernur Jateng Ahmad Luthfi