Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner

Pencarian Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang Tawangmangu Libatkan Paranormal

Rudi Hartono RS • Jumat, 23 Januari 2026 | 17:23 WIB
Paranormal membantu melakukan pencarian pendaki Bukit Mongkrang Tawangmangu yang bilang. (Rudi Hartono/Radar Solo)
Paranormal membantu melakukan pencarian pendaki Bukit Mongkrang Tawangmangu yang bilang. (Rudi Hartono/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Pencarian pendaki Bukit Mongkrang Tawangmangu yang hilang, Yazid Ahmad Firdauz, 26, belum membuahkan hasil hingga hari kelima.

Berbagai upaya terus dilakukan tim gabungan, termasuk melibatkan pendekatan spiritual dengan mendatangkan sejumlah paranormal, Jumat (23/1/2026).

Yazid, warga Desa Gawanan, Kecamatan Colomadu, Karanganyar hilang sejak Minggu (18/1/2026) saat mendaki Bukit Mongkrang. Hingga kini, keberadaannya belum diketahui.

Kepala Pelaksana Badan Peanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar Hendro Prayitno mengatakan, seluruh ikhtiar telah ditempuh demi menemukan Yazid.

Selain mengerahkan tim SAR, relawan, drone, anjing pelacak, serta personel dengan keahlian vertical rescue, tim juga membuka diri terhadap informasi dari pendekatan spiritual.

”Semua upaya kami lakukan. Jumat ini ada empat orang yang membantu pencarian dengan pendekatan spiritual. Ini bagian dari ikhtiar, dengan harapan survivor bisa segera ditemukan,” kata Hendro.

Empat paranormal tersebut diantar relawan hingga Pos 2 dan Pos 3 untuk melakukan langkah-langkah yang dianggap perlu dalam proses pencarian.

Informasi apa pun yang diperoleh, lanjut Hendro, akan ditampung dan dikaji oleh tim pencari.

”Kami terbuka terhadap setiap informasi, termasuk dari pendekatan spiritual. Harapannya sama, Yazid bisa segera ditemukan,” imbuhnya.

Hendro mengungkapkan, cuaca masih menjadi kendala utama. Hujan, angin kencang, serta kabut tebal kerap menyelimuti kawasan Bukit Mongkrang di lereng selatan Gunung Lawu, Tawangmangu, Karanganyar tersebut.

Hingga kini, tim juga belum menemukan barang-barang milik korban yang kemungkinan tercecer di jalur pendakian. Operasi pencarian akan terus dilakukan hingga hari ketujuh sesuai prosedur standar.

”Sesuai SOP, pencarian dilakukan selama tujuh hari. Harapan kami, sebelum hari ketujuh, survivor sudah ditemukan,” ujarnya.

Selama proses pencarian, kelelahan dialami para relawan dan petugas. Untuk menjaga kondisi tim tetap prima, dinas kesehatan melalui Puskesmas Tawangmangu memberikan dukungan suplemen.

Seperti diberitakan sebelumnya, Yazid mendaki Bukit Mongkrang bersama Salman, Cahya, dan Riyan pada Minggu (18/1/2025) pagi. Mereka berangkat sekitar pukul 06.30 WIB dan tiba di puncak sekitar pukul 08.00 WIB.

Saat turun, rombongan terpisah di sekitar Pos 3. Salman dan Cahya tiba lebih dulu di basecamp, disusul Riyan.

Namun, Yazid yang berada di urutan ketiga tidak kunjung tiba hingga akhirnya dilaporkan hilang ke basecamp pendakian di Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu. (rud/adi)

Editor : Adi Pras
#tawangmangu #BPBD Karanganyar #karanganyar #bukit mongkrang #colomadu