RADARSOLO.COM – Isak tangis pecah saat jenazah Hariyadi, 46, tiba di rumah duka di Karanganyar, Minggu (25/1/2026).
Ibu dan istri almarhum tak kuasa menahan duka ketika peti jenazah korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 di Pangkep, Sulawesi Selatan, itu dibawa masuk ke rumah.
Hariyadi merupakan warga Karanganyar yang dikenal rendah hati dan mudah bergaul. Almarhum bekerja sebagai flight operation officer (FOO) di maskapai IAT.
Dalam kesehariannya, ia kerap terlibat patroli udara pengawasan sumber daya kelautan dan kehutanan bersama petugas Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP).
Pantauan di rumah duka, kedatangan jenazah di Perumahan Puri Kahuripan 3, Desa Jati, Kecamatan Jaten disambut keluarga dan warga sekitar.
Sejumlah kerabat tampak mencoba menenangkan ibu dan istri almarhum yang terlihat terpukul menerima kepulangan Hariyadi untuk terakhir kalinya.
Kepala Stasiun Dirjen PSDKP Cilacap, Dwi Santoso Wibowo turut hadir di rumah duka. Ia mengatakan kehadirannya merupakan bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum yang selama ini banyak terlibat dalam kegiatan pengawasan.
”Orangnya baik, humble, komunikatif, dan cepat bergaul dengan kami saat patroli pengawasan sumber daya kelautan dan kehutanan,” ujarnya.
Dwi mengungkapkan, sebelum kecelakaan terjadi dirinya sempat bertemu dengan Hariyadi. Bahkan, keduanya telah berjanji untuk makan malam bersama usai kegiatan patroli udara.
”Kami terakhir bertemu di Semarang, Jumat, dalam rangkaian patroli udara. Sempat janjian makan malam, tapi akhirnya jadi cerita yang berbeda,” katanya lirih.
Setelah disemayamkan sejenak, jenazah Hariyadi disholatkan di masjid setempat.
Selanjutnya, jenazah dimakamkan di TPU Sasono Layu, Dusun Karangnongko, Desa Karangrejo, Kecamatan Mojogedang, Karanganyar.
Ketua RT 003/RW 008 Perumahan Puri Kahuripan 3, Rudi Hermawan mengatakan, kondisi istri almarhum sempat kembali mengalami syok usai menerima kepastian kabar duka tersebut.
”Sesuai permintaan keluarga, almarhum dimakamkan di tanah kelahirannya di Desa Karangrejo, Kecamatan Kerjo mas,” tandasnya. (rud/adi)
Editor : Adi Pras