Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Fakta Mengejutkan Hilangnya Pendaki Bukit Mongkrang Karanganyar, Korban Sempat Berniat Buka Jalur Baru

Rudi Hartono RS • Rabu, 28 Januari 2026 | 19:03 WIB
Tim SAR gabungan menggelar koordinasi sebelum memulai pencarian pendaki Bukit Mongkrang, Tawangmangu, Karanganyar yang hilang, Rabu (28/1/2026). (Rudi Hartono/Radar Solo)
Tim SAR gabungan menggelar koordinasi sebelum memulai pencarian pendaki Bukit Mongkrang, Tawangmangu, Karanganyar yang hilang, Rabu (28/1/2026). (Rudi Hartono/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Fakta baru terungkap dalam kasus hilangnya pendaki Yazid Ahmad Firdaus, 26, warga Desa Gawanan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar di Bukit Mongkrang Tawangmangu.

Korban diduga diketahui sempat berniat membuka jalur pendakian baru di kawasan tersebut.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno saat ditemui di Bukit Mongkrang, Rabu (28/1/2026) sore usai meninjau langsung proses operasi SAR di Bukit Mongkrang.

Sumarno mengatakan, rencana tersebut diketahui dari obrolan antara Yazid dan salah satu temannya, yang kemudian disampaikan ayah korban kepadanya.

”Saya kemarin ngobrol dengan bapaknya. Ternyata ada obrolan dengan temannya bikin jalur baru,” kata Sumarno.

Sumarno mengaku memiliki kedekatan dengan keluarga korban lantaran ayah Yazid merupakan teman satu angkatan saat menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN).

Dari komunikasi intens tersebut, diketahui bahwa jalur baru yang hendak dibuka berada di sekitar Pos 3 Bukit Mongkrang.

”Rencananya dari pos 3 kemudian berbelok ke kiri, atau lokasi yang sebelumnya terindikasi bau anyir,” bebernya.

Menurut Sumarno, informasi tersebut sejalan dengan hasil pencarian tim SAR sebelumnya. Indikasi yang ditemukan anjing pelacak (K9) maupun tim vertical rescue juga mengarah ke sisi kiri Pos 3.

Sementara itu, hingga hari kesepuluh pencarian, upaya tim SAR gabungan masih belum membuahkan hasil.

Kepala Kantor Basarnas Surakarta, Kamal Riswandi mengatakan pencarian telah dilakukan dengan berbagai metode.

”Tim SAR gabungan sudah melakukan pencarian hari kesepuluh dengan menggunakan K9, penyisiran darat, dan vertical rescue. Namun hasilnya masih nihil,” ujar Kamal.

Ia menambahkan, dalam operasi tersebut, tim SAR mengerahkan sekitar 350 personel dari 50 organisasi. Namun, proses pencarian menghadapi kendala berat berupa cuaca ekstrem.

”Tadi saya sudah naik ke atas, angin cukup besar, jarak pandang juga sangat terbatas, tidak lebih dari lima meter,” jelasnya.

Kamal menuturkan, pihaknya masih akan melakukan evaluasi lanjutan terkait kemungkinan perpanjangan operasi pencarian. Sebab, sebelumnya tim SAR telah melakukan satu kali perpanjangan selama tiga hari.

”Pertimbangan personel, sumber daya, dan kondisi cuaca akan menjadi bahan evaluasi dalam menentukan langkah selanjutnya,” tandasnya. (rud/adi)

Editor : Adi Pras
#tawangmangu #Basarnas Surakarta #karanganyar #bukit mongkrang #stan #pendaki