RADARSOLO.COM - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karanganyar hingga kini masih menunggu petunjuk dari Bupati Karanganyar terkait pelaksanaan pengambilan sumpah dan janji jabatan atau pelantikan puluhan kepala sekolah (kepsek).
Para kepala sekolah tersebut sebelumnya telah mengikuti proses seleksi calon kepala sekolah (CKS).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Kabupaten Karanganyar Heru Joko Sulistyono mengungkapkan, saat ini hasil seleksi CKS masih dalam tahap pengusulan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN). Dari BKN, Disdikbud masih harus menunggu terbitnya Pertimbangan Teknis (Pertek).
“Hasil seleksi calon kepala sekolah akan kami usulkan terlebih dahulu ke BKN. Setelah Pertek turun, baru proses selanjutnya bisa dilakukan,” ujar Heru saat dihubungi Radarsolo.com, Kamis (29/1/2026) siang.
Heru menjelaskan, Pertek merupakan dokumen resmi dari BKN yang berisi hasil verifikasi dan validasi atas kelengkapan dokumen pengusulan aparatur sipil negara, baik CPNS, PPPK, maupun untuk keperluan kenaikan pangkat ASN.
Lebih lanjut, Heru menyampaikan, setelah Pertek diterbitkan, pelaksanaan pelantikan kepala sekolah juga masih menunggu penentuan hari baik.
Hal tersebut dilakukan agar seluruh proses berjalan lancar dan tidak mengganggu jalannya kegiatan pendidikan.
“Kami ingin pelaksanaan pelantikan ini benar-benar siap. Setelah Pertek turun, tentu kami juga menunggu hari baik, supaya pelaksanaan pendidikan di Kabupaten Karanganyar ke depan bisa semakin baik,” tegasnya.
Seperti diketahui, hingga saat ini masih terdapat sekitar 105 sekolah di Kabupaten Karanganyar, baik jenjang SD maupun SMP, yang belum memiliki kepala sekolah definitif.
Untuk mengisi kekosongan tersebut, sejumlah kepala sekolah terpaksa harus merangkap jabatan dengan mengampu dua sekolah sekaligus.
Kondisi tersebut diharapkan segera teratasi setelah proses pelantikan kepala sekolah hasil seleksi CKS dapat dilaksanakan. (rud/adi)
Editor : Adi Pras