RADARSOLO.COM – Jalur wisata menuju Candi Sukuh kembali memakan korban jiwa. Sebuah kecelakaan tunggal menimpa sepeda motor Yamaha N-Max bernomor polisi AD 6538 AKF di Dusun Nglorok, Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Sabtu (7/2/2026) sekitar pukul 14.45 WIB. Peristiwa memilukan ini mengakibatkan pengendara dan pembonceng meninggal dunia.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula saat sepeda motor tersebut melaju dari arah timur (Sukuh) menuju barat (Karanganyar). Kondisi jalan di lokasi kejadian merupakan turunan tajam yang rawan bagi kendaraan dengan sistem pengereman yang tidak prima.
Baca Juga: Cara Ubah Desil DTSEN 2026 Secara Online Pakai HP, Panduan Agar Bisa Jadi Penerima Bansos PKH–BPNT
Kasat Lantas Polres Karanganyar AKP Agista Ryan Mulyanto melalui Kanit Gakkum Ipda Faham Rosyadi menjelaskan, dugaan sementara penyebab kecelakaan adalah kegagalan sistem pengereman atau rem blong saat motor melintasi jalan menurun.
“Sesampainya di lokasi kejadian yang merupakan jalan turunan, diduga rem tidak berfungsi dengan baik sehingga pengendara kehilangan kendali dan menabrak perigi atau pondasi pagar rumah warga di sisi kiri jalan,” terang Ipda Faham Rosyadi, Sabtu sore.
Baca Juga: Ramadhan 2026: Hindari 4 Jenis Minuman Ini Saat Sahur dan Buka Puasa agar Tubuh Tetap Bugar
Sepeda motor tersebut dikendarai oleh Ari Margiyanti (49), warga Klodran, Colomadu, Karanganyar. Ia berboncengan dengan Sri Ningsih (52), warga Semanggi, Pasar Kliwon, Surakarta.
Akibat benturan keras dengan pondasi pagar beton, kedua korban mengalami luka berat pada bagian kepala dan tubuh. Meski sempat dievakuasi, keduanya dinyatakan meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju RSUD Karanganyar.
Baca Juga: Wabup Klaten Benny Meninggal, Bupati Hamenang Ungkap Pesan Terakhir: Sudah Tidak Sakit Lagi
Petugas Satlantas Polres Karanganyar segera meluncur ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kendaraan yang mengalami kerusakan parah pada bagian depan kini telah diamankan sebagai barang bukti.
Menanggapi kejadian ini, pihak kepolisian memberikan imbauan keras kepada para wisatawan dan pengendara yang melintas di jalur Sukuh–Karanganyar. Mengingat karakteristik medan yang didominasi turunan curam dan kelokan tajam, kondisi mesin serta sistem pengereman wajib dipastikan dalam keadaan sempurna sebelum memulai perjalanan.
"Kami mengimbau pengendara untuk selalu mengecek kondisi kendaraan secara berkala, terutama rem, sebelum melewati jalur pegunungan seperti ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," pungkas Ipda Faham. (rud/ren)
Editor : Kabun Triyatno