Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner

Pemkab Karanganyar Perkuat Literasi Digital UMKM Lewat Program Pendampingan Batch 8

Rudi Hartono RS • Minggu, 22 Februari 2026 | 20:00 WIB

Kepala Diskominfo Karanganyar Isnan Nur Aziz memberikan penjelasan kepada sejumlah UMKM. (Rudi Hartono/Radar Solo)
Kepala Diskominfo Karanganyar Isnan Nur Aziz memberikan penjelasan kepada sejumlah UMKM. (Rudi Hartono/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Upaya pemerintah daerah dalam mendorong transformasi digital pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terus diperkuat.

Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Pemerintah Kabupaten Karanganyar menegaskan komitmennya dalam meningkatkan literasi digital UMKM agar mampu naik kelas dan berdaya saing.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan terhadap kegiatan Fasilitasi Pendampingan Pandu Literasi Digital UMKM Naik Kelas Batch 8 yang digelar oleh Kementerian Komunikasi dan Digitalisasi Republik Indonesia di Ruang Anthurium, Rumah Dinas Bupati Karanganyar, akhir pekan lalu.

Kepala Diskominfo Kabupaten Karanganyar Isnan Nur Aziz menegaskan, literasi digital menjadi fondasi penting dalam pengembangan UMKM di era ekonomi berbasis teknologi.

Menurutnya, penguasaan teknologi digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak agar pelaku usaha tidak tertinggal.

”Pemerintah Kabupaten Karanganyar sangat mendukung penguatan literasi digital bagi UMKM. Transformasi digital akan membantu pelaku usaha lebih efisien, memperluas pasar, serta meningkatkan daya saing,” ujarnya.

Ia menambahkan, diskominfo memiliki peran strategis sebagai motor penggerak literasi digital di daerah.

Melalui kolaborasi dengan pemerintah pusat dan para pendamping, pihaknya mendorong UMKM tidak hanya melek teknologi, tetapi juga mampu mengimplementasikannya secara tepat dalam pengelolaan usaha.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pendampingan menyeluruh mulai dari penyusunan harga pokok produksi (HPP), penguatan identitas merek melalui pembuatan logo, hingga strategi pemasaran digital.

Pendekatan yang digunakan bersifat aplikatif, sehingga materi dapat langsung dipraktikkan oleh peserta.

Diskominfo memandang program semacam ini sebagai bagian dari strategi jangka panjang pembangunan ekonomi daerah.

Dengan meningkatnya kapasitas digital pelaku UMKM, diharapkan terjadi peningkatan omzet, perluasan jaringan pemasaran, serta penciptaan lapangan kerja baru.

Melalui literasi digital yang berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Karanganyar optimistis UMKM mampu menjadi tulang punggung perekonomian daerah yang adaptif dan kompetitif di tengah percepatan transformasi digital nasional. (rud/adi)

Editor : Adi Pras
#karanganyar #Diskominfo Karanganyar #diskominfo #umkm #bupati karanganyar