Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Masih Memakai Popok, Bocah Berusiah 8 Tahun Warga Kebakkramat Karanganyar Dilaporkan Hilang

Rudi Hartono RS • Minggu, 29 Maret 2026 | 15:09 WIB
Betugas berkoordinasi untuk melakukan pencarian, FKN, 8, warga Dusun Tasgunting, Desa Nangsri, Kecamatan Kebakkramat, Karanganyar dilaporkan hilangsejak Minggu (29/3/2026) dini hari. (ISTIMEWA)
Betugas berkoordinasi untuk melakukan pencarian, FKN, 8, warga Dusun Tasgunting, Desa Nangsri, Kecamatan Kebakkramat, Karanganyar dilaporkan hilangsejak Minggu (29/3/2026) dini hari. (ISTIMEWA)

RADARSOLO.COM- Seorang bocah berusia 8 tahun berinisial FKN, warga Dusun Tasgunting, Desa Nangsri, Kecamatan Kebakkramat, Karanganyar dilaporkan hilang misterius sejak Minggu (29/3/2026) dini hari.

Saat ini, tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian intensif.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Karanganyar Hendro Prayitno menuturkan, upaya pencarian terus dikebut dengan melibatkan berbagai unsur relawan dan aparat.

“Saat ini tim gabungan bersama relawan masih di lapangan melakukan proses pencarian,” ujarnya.

Baca Juga: Evaluasi Arus Mudik Lebaran 2026 di Boyolali: Terkendala Lampu Lalu Lintas Disambar Petir, Hampir 900 Ribu Kendaraan Melintas

Mengingat kondisi di lapangan, strategi pencarian akan lebih diintensifkan.

Debit air sungai di sekitar rumah FKN akan dialihkan sementara oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) guna mempermudah pergerakan tim rescue.

Selanjutnya, akan dilakukan pencarian dengan sistem susur sungai," imbuh Hendro.

Berdasarkan data asesmen di lapangan, berikut adalah profil dan ciri-ciri FKN:

Adapun kronologi hilangnya korban dihimpun berdasarkan keterangan keluarga dan penelusuran bukti di sekitar lokasi:

Baca Juga: Grebeg Syawal: Lestarikan Budaya di Tempat Wisata, Pemkot Solo Siap Perbanyak Kolaborasi Tradisi di Destinasi Modern

Menindaklanjuti kondisi tersebut, tim gabungan membagi personel menjadi tiga kelompok atau Search and Rescue Unit (SRU) untuk mengoptimalkan penyisiran:

Namun sayang, hingga berita ini diturunkan, hasil pencarian masih nihil.

Operasi SAR gabungan yang melibatkan Polsek Kebakkramat, Koramil Kebakkramat, BPBD Karanganyar, Relawan Kebakkramat, Sibat Desa Kebak, dan Destana Waru akan terus dilanjutkan dengan metode yang lebih intensif demi segera menemukan korban. (rud)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#desa nangsri #BPBD Karanganyar #karanganyar #anak hilang #bocah hilang #kebakkramat