RADARSOLO.COM – Pasca libur Lebaran, jumlah kunjungan puskesmas di Kabupaten Karanganyar mengalami peningkatan tajam.
Rata-rata, setiap puskesmas di 17 kecamatan melayani hingga 40–50 pasien per hari.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karanganyar Dwi Rusharyati mengungkapkan, angka tersebut merupakan hasil pemantauan terhadap 21 puskesmas yang tersebar di wilayah Kabupaten Karanganyar.
Baca Juga: Investasi Bodong Air Kemasan di Sragen, Seret Nama Eks Ketua Partai: Korban Rugi Ratusan Juta
”Alhamdulillah tidak banyak. Itu saya ambil rata-rata saja, setiap hari warga yang periksa ke puskesmas sekitar 40 sampai 50 orang,” ujarnya, Senin (30/3/2026).
Ia menjelaskan, mayoritas masyarakat yang datang untuk berobat mengalami gangguan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) serta gangguan pencernaan ringan.
Kondisi tersebut diduga dipengaruhi oleh perubahan cuaca serta pola hidup selama Lebaran.
Baca Juga: Modus Jual Tanah, Oknum Polisi Aktif di Sragen Malah Gasak 91 Pohon Jati
”Yang datang ke puskesmas itu kebanyakan karena ISPA dan gangguan pencernaan ringan. Mungkin karena kurang istirahat atau saat Lebaran mengonsumsi makanan secara berlebihan,” jelasnya.
Dwi menambahkan, selama masa libur Lebaran, seluruh puskesmas tetap memberikan pelayanan kesehatan secara penuh.
Sebanyak 21 puskesmas di 17 kecamatan beroperasi selama 24 jam dengan sistem piket tenaga kesehatan.
Baca Juga: Empat Jalur di Karanganyar Ini Rawan Longsor dan Lakalantas, Dishub Pasang Rambu Tambahan
”Teman-teman tenaga kesehatan saat Lebaran bergantian untuk berjaga, jadi puskesmas tidak tutup. Karena pelayanan dasar kesehatan menjadi sangat penting,” ungkapnya.
Ia berharap, dengan tetap dibukanya layanan puskesmas selama libur Lebaran, masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas kesehatan tersebut kapanpun dibutuhkan.
”Harapannya masyarakat bisa memanfaatkan pelayanan kesehatan ini sebaik mungkin,” tandasnya. (rud/adi)
Editor : Adi Pras