RADARSOLO.COM – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Karanganyar mulai melakukan penyisiran intensif terhadap kondisi lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di seluruh wilayah Bumi Intanpari.
Langkah ini diambil untuk memastikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat khususnya mereka yang berkunjung ke Bumi Intanpari.
Mengingat aspek penerangan menjadi faktor krusial dalam menekan angka kecelakaan di malam hari.
Baca Juga: Diduga Korsleting Listrik, Mobil Terbakar di Dekat Exit Tol Colomadu
Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas dan Angkutan Dishub Karanganyar Jalu Setio Bintoro menyatakan, koordinasi lintas sektor terus dilakukan untuk memastikan tidak ada jalur gelap di rute-rute utama maupun alternatif.
Fokus penyisiran dibagi menjadi dua, yakni jalur provinsi dan jalan kabupaten yang diprediksi bakal padat kendaraan.
Untuk ruas jalan provinsi, seperti jalur Solo-Tawangmangu dan jalur penghubung antar-kabupaten, Dishub Karanganyar menjalin komunikasi intensif dengan pengelola teknis di tingkat provinsi.
Baca Juga: Transformasi Eks Kantor Pemda Sragen: Warga Diajak 'Urun Rembug' Tentukan Wajah Baru Kota
Hal ini dikarenakan kewenangan perbaikan dan pemeliharaan PJU di jalur tersebut berada di bawah naungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
"Kami terus berkoordinasi dengan pihak provinsi. Titik-titik PJU yang mati di jalur provinsi sudah kami petakan dan kami laporkan agar segera mendapat penanganan," jelas Jalu saat memberikan keterangan terkait kondisi JPU di Karanganyar, Selasa (31/3/2026).
Sementara itu, untuk jalan-jalan di bawah wewenang kabupaten, tim teknis Dishub dikerahkan secara berkala untuk melakukan perbaikan mandiri.
Pihaknya menekankan bahwa jalur-jalur kabupaten yang menjadi rute alternatif pengurai kemacetan menjadi prioritas utama untuk dipastikan fungsinya.
Baca Juga: Pasien Puskesmas di Karanganyar Melonjak Pasca Lebaran, Mayoritas karena Penyakit Ini
"PJU di jalur kabupaten kami pastikan masih aman. Personel teknis sudah kami bagi untuk melakukan penggantian lampu yang rusak maupun perbaikan jaringan yang terkendala," imbuhnya.
Selain faktor teknis, dishub juga memberikan perhatian khusus pada area-area yang secara geografis rawan kabut, terutama di wilayah Karanganyar bagian timur.
Di lokasi-lokasi tersebut, keberadaan PJU yang berfungsi baik sangat membantu visibilitas pengendara saat cuaca ekstrem.
Baca Juga: Pengelola SPBU di Sragen Beri Penjelasan Bantah Adanya Borong BBM, Semua Sesuai Barcode dari Dinas
Masyarakat juga diimbau untuk berperan aktif melaporkan jika menemukan lampu penerangan jalan yang padam di wilayahnya melalui kanal pengaduan yang tersedia.
"Partisipasi warga sangat membantu kami dalam memetakan lokasi-lokasi yang butuh perbaikan cepat demi keselamatan bersama," pungkas Jalu. (rud/adi)
Editor : Adi Pras