RADARSOLO.COM – Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Karanganyar mengeluarkan peringatan keras kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang mengelola sektor wisata agar tidak gegabah dalam membangun destinasi baru.
Kepala Disparpora Karanganyar Yopi Eka Jatiwibowo menegaskan, pembangunan wisata oleh BUMDes harus didasarkan pada perencanaan matang, bukan sekadar mengikuti tren.
”Tanpa road map yang matang, BUMDes jangan latah membangun tempat wisata,” tegas Yopi, Rabu (1/4/2026).
Menurutnya, fenomena menjamurnya wisata desa yang sempat viral namun kemudian tutup menjadi bukti lemahnya perencanaan.
Baca Juga: Kandang Berisi 5.000 Ekor Ayam Ambruk, Peternak di Kerjo Karanganyar Terancam Rugi
Banyak destinasi yang awalnya ramai pengunjung, tetapi tidak mampu bertahan dalam jangka panjang.
”Sudah banyak usaha wisata yang dibangun oleh BUMDes, sempat viral, tapi sekarang tutup. Hanya seperti obor blarak, nyala sebentar lalu padam,” ujarnya.
Yopi menambahkan, keberlangsungan usaha harus menjadi pertimbangan utama sejak awal.
Perencanaan yang matang, analisis pasar, serta strategi pengelolaan yang berkelanjutan menjadi kunci agar destinasi wisata desa tidak hanya ramai sesaat.
Baca Juga: Kawanan Monyet Masuk Kompleks RSUD Tangen Sragen, Bagini Nasib Pasien
”Harus diperhitungkan keberlanjutannya. Jangan hanya fokus pada pembukaan awal, tapi juga bagaimana menjaga agar tetap hidup dan berkembang,” imbuhnya.
Sementara itu, pengelola BUMDes Telaga Kusuma Jumantono Suparno menilai inovasi menjadi faktor penting dalam menjaga daya tarik wisata desa.
”BUMDes yang bergerak di bidang wisata harus selalu punya kreasi dan inovasi agar tetap dikunjungi. Kalau tidak ada pembaruan, pengunjung akan bosan,” katanya.
Ia mencontohkan, pengelola wisata harus rutin menghadirkan konsep baru, baik dari sisi wahana, kegiatan, maupun pelayanan, agar mampu bersaing dengan destinasi lain.
Baca Juga: Dishub Karanganyar Sisir PJU Rusak, Pastikan Jalur Provinsi dan Kabupaten Terang Benderang
Dengan adanya peringatan ini, diharapkan BUMDes di Karanganyar dapat lebih selektif dan strategis dalam mengembangkan potensi wisata desa.
Sehingga mampu memberikan manfaat ekonomi jangka panjang bagi masyarakat. (rud/adi)
Editor : Adi Pras