RADARSOLO.COM – Hujan lebat yang disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Karanganyar pada Sabtu (4/4/2026) sore hingga malam.
Akibatnya, sejumlah pohon tumbang dan terjadi longsor di empat kecamatan, yakni Jatipuro, Jumapolo, Karangpandan, dan Matesih.
Dari informasi yang dihimpun, beberapa pohon tumbang dilaporkan menimpa rumah warga.
Baca Juga: Kades Buran Tasikmadu Kecolongan? Ini Potret Gudang Pengoplos LPG Bersubsidi di Karanganyar
Kerusakan cukup serius terjadi terutama pada bagian atap rumah. Kondisi tersebut memaksa sejumlah warga terdampak untuk sementara waktu mengungsi dan tinggal di rumah kerabat maupun keluarga terdekat.
Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar Hendro Prayitno mengungkapkan, peristiwa tersebut diduga dipicu intensitas hujan tinggi yang berlangsung dalam durasi cukup lama.
“Curah hujan yang tinggi sejak sore hingga malam hari memicu pohon tumbang serta meningkatkan potensi longsor di sejumlah titik,” ujarnya saat dihubungi Minggu (5/4/2026) siang.
Baca Juga: Janji Manis Normalisasi Belum Terealisasi, Petani Jono Sragen Bongkar Saluran Irigasi
Sebagai langkah penanganan dan antisipasi, BPBD Karanganyar bersama unsur TNI/Polri serta relawan langsung turun ke lokasi untuk melakukan mitigasi dan penanganan dampak bencana.
Pembersihan material pohon tumbang dan penanganan titik rawan longsor menjadi prioritas utama.
Hendro juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama di tengah cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi dalam beberapa waktu ke depan.
“Kami mengharapkan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana, khususnya di wilayah rawan longsor dan daerah dengan banyak pepohonan besar,” tambahnya.
Baca Juga: Rica Mentok Alas Bromo Delingan Karanganyar, Bikin Wakil Bupati Ketagihan
Saat ini, sebagian besar kejadian bencana telah ditangani oleh BPBD bersama relawan di masing-masing wilayah, dengan dukungan dari warga setempat.
Upaya pendataan kerugian dan pemulihan pascabencana masih terus dilakukan. (rud/adi)
Editor : Adi Pras